Djasa Ubersakti Rambah Bisnis Jasa Konstruksi Tambang
Kamis, 27 Mei 2021 - 05:12 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) bakal merambah usaha di bidang aktivitas jasa atau penunjang pertambangan dan penggalian. Kegiatan usaha tersebut telah mendapatkan persetujuan melalui rapat umum pemegang saham (RUPS).
Direktur Utama Djasa Ubersakti Heru Putranto mengatakan, kegiatan usaha didukung adanya permintaan dari beberapa calon mitra usaha bidang pertambangan. Keputusan tersebut juga untuk memperluas pengerjaan di jasa konstruksi pada infrastruktur dan lainnya. “Perseroan berencana untuk menambahkan kegiatan usaha aktivitas jasa atau penunjang pertambangan dan penggalian dengan tujuan bisa mengerjakan proyek-proyek pertambangan, seperti penambangan batu bara dan mineral,” kata dia baru-baru ini.
Baca Juga: Aksi Boikot Dimulai, Buruh Geruduk Kantor Pusat Indomaret
Dia mengatakan pengerjaan usaha jasa jasa atau penunjang pertambangan dan penggalian pada kegiatan usaha perseroan bisa berimbas terhadap pertumbuhan kinerja perseroan dalam jangka panjang. Selain persetujuan penambahan usaha, RUPS memutuskan penggunaan laba bersih sebesar Rp 300 juta sebagai dana cadangan dan sisanya dialokasikan untuk laba ditahan.
Untuk tahun buku 2020, PTDU tidak membagikan dividen. Tahun lalu, Djasa Ubersakti mencatat penurunan tipis laba bersih menjadi Rp 2,97 miliar. Penurunan laba bersih ini tak lepas dari menurunnya pendapatan yang diperoleh. Perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 48,71 miliar sepanjang tahun lalu atau turun 59,83% dari pendapatan usaha pada tahun 2019 sebesar Rp 121,26 miliar.
Direktur Utama Djasa Ubersakti Heru Putranto mengatakan, kegiatan usaha didukung adanya permintaan dari beberapa calon mitra usaha bidang pertambangan. Keputusan tersebut juga untuk memperluas pengerjaan di jasa konstruksi pada infrastruktur dan lainnya. “Perseroan berencana untuk menambahkan kegiatan usaha aktivitas jasa atau penunjang pertambangan dan penggalian dengan tujuan bisa mengerjakan proyek-proyek pertambangan, seperti penambangan batu bara dan mineral,” kata dia baru-baru ini.
Baca Juga: Aksi Boikot Dimulai, Buruh Geruduk Kantor Pusat Indomaret
Dia mengatakan pengerjaan usaha jasa jasa atau penunjang pertambangan dan penggalian pada kegiatan usaha perseroan bisa berimbas terhadap pertumbuhan kinerja perseroan dalam jangka panjang. Selain persetujuan penambahan usaha, RUPS memutuskan penggunaan laba bersih sebesar Rp 300 juta sebagai dana cadangan dan sisanya dialokasikan untuk laba ditahan.
Untuk tahun buku 2020, PTDU tidak membagikan dividen. Tahun lalu, Djasa Ubersakti mencatat penurunan tipis laba bersih menjadi Rp 2,97 miliar. Penurunan laba bersih ini tak lepas dari menurunnya pendapatan yang diperoleh. Perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 48,71 miliar sepanjang tahun lalu atau turun 59,83% dari pendapatan usaha pada tahun 2019 sebesar Rp 121,26 miliar.
Lihat Juga :