Kenang Saat Jadi Presiden, Megawati: Berturut-turut Target Pajak Tercapai

Jum'at, 28 Mei 2021 - 18:43 WIB
loading...
Kenang Saat Jadi Presiden,...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri mengungkapkan kesuksesannya saat menjabat Presiden ke-5 di Indonesia. Salah satunya, menyelamatkan Indonesia dari krisis moneter.

"Walaupun di tengah krisis multi-dimensi saat itu, alhamdulilah tugas selesaiakan krisis moneter dan ekonomi sebagai akar persalan krisis politik dan sosial yang terjadi dapat diselesaikan," kata Megawati dalam video virtual, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: UMKM Jangan Ragu Melantai di Bursa, Simak Resep Sukses IPO

Dia juga telah membangun dan memulihkan kembali kedaulatan ekonomi Indonesia sejak ditunjuk menjadi Presiden di tahun 2001. "Tugas membangun kedaulatan perekonomian Indonesia harus saya jalankan walaupun di tengah krisis multidimensi saat itu," paparnya.

Saat menjabat sebagai Presiden kala itu, penerimaan negara di sektor perpajakan mencapai target empat tahun berturut-turut. Selama 2001-2004, menurutnya, penerimaan pajak tidak pernah kendor, bahkan rasio pajak pernah menyentuh angka 12,3%.

"Pada zaman pemerintahan saya, di tahun 2001-2004 berturut-turut target penerimaan pajak tercapai. Rasio pajak sampai 12,3%," bebernya.

Baca juga: Terulang Kedua Kali, Anggota Parlemen Kanada Terlihat Kencing Saat Rapat Zoom

Dia menambahkan penerimaan pajak mengalami surplus di tahun 2001 hingga Rp1,7 triliun. Di tahun 2002 kembali surplus, bahkan penerimaan pajak mencapai Rp180 triliun saat itu. Megawati pun mengklaim di tahun 2002 sampai 2003 pengeluaran rutin negara dapat ditalangi hanya dengan penerimaan pajak.

"Penerimaan pajak 2001 surplus Rp1,7 triliun dan tahun 2002 kembali surplus, dan membukukan penerimaan pajak lebih dari Rp180 triliun," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Qodari Ungkap Makna...
Qodari Ungkap Makna Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Rekomendasi
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved