Pencairan Rapel Bansos Belum Jelas, Hidup para Penerima Kian Memelas
Senin, 31 Mei 2021 - 10:45 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Para penerima bantuan sosial tunai (bansos tunai/BST) harap bersabar. Memang, bansos diperpanjang hingga Mei dan Juni dan pembayarannya direncanakan akan dirapel pada Juni. Namum pemerintah masih belum menentukan tanggal penyalurannya.
"Masih dibahas. Tunggu ya," ujar Kepala Biro Humas Kementerian Sosial (Kemensos) Hasyim di Jakarta, Senin (31/5/2021).
Baca juga:Pandemi Runtuhkan Anomali Bunga Acuan BI dan Bunga Kredit
Ketika pemerintah masih belum menentukan tanggal penyaluran, para keluarga penerima manfaat (KPM) sudah banyak yang terdesak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Nasib mereka masih belum beruntung di tengah pandemi ini.
Dwi Kurniawati, KPM penerima BST asal Kampung Jati, Kelurahan Buaran, Tangerang Selatan, Banten, merasakan hal itu. Dia tidak sabar untuk segera menggunakan bantuan senilai Rp300 ribu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
"Mohon dipercepat pencairannya," kata Dwi.
Terakhir kali Dwi mendapatkan BST pada April lalu. Hingga saat ini, dia masih belum menerima bantuan tersebut. Biasanya, dia gunakan untuk belanja makanan dan membayar token listrik.
"Masih dibahas. Tunggu ya," ujar Kepala Biro Humas Kementerian Sosial (Kemensos) Hasyim di Jakarta, Senin (31/5/2021).
Baca juga:Pandemi Runtuhkan Anomali Bunga Acuan BI dan Bunga Kredit
Ketika pemerintah masih belum menentukan tanggal penyaluran, para keluarga penerima manfaat (KPM) sudah banyak yang terdesak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Nasib mereka masih belum beruntung di tengah pandemi ini.
Dwi Kurniawati, KPM penerima BST asal Kampung Jati, Kelurahan Buaran, Tangerang Selatan, Banten, merasakan hal itu. Dia tidak sabar untuk segera menggunakan bantuan senilai Rp300 ribu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
"Mohon dipercepat pencairannya," kata Dwi.
Terakhir kali Dwi mendapatkan BST pada April lalu. Hingga saat ini, dia masih belum menerima bantuan tersebut. Biasanya, dia gunakan untuk belanja makanan dan membayar token listrik.
Lihat Juga :