Hubungkan Istiqlal-Katedral, Terowongan Silaturahmi Rampung 17 Agustus
Senin, 31 Mei 2021 - 19:22 WIB
loading...
A
A
A
Terowongan Silaturahmi dibangun dengan panjang tunnel 28,3 meter, tinggi 3 meter, lebar 4,1 meter dengan total luas terowongan area tunnel 136 m2 dengan total luas shelter dan tunnel 226 m2.
Jarak terdekat pintu masuk terowongan dengan Gereja Katedral yakni 32 meter, di mana hal ini guna memastikan keamanan struktur Katedral. Sementara jarak terdekat terowongan dengan gerbang Masjid Istiqlal adalah 16 meter.
Arsitektur entrance terowongan ini dibangun dengan gaya modern di mana eksteriornya menggunakan material transparan sehingga kecantikan desain Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang merupakan bangunan cagar budaya tidak terhalang.
Sementara untuk interiornya menggunakan material marmer serta dilengkapi dengan railing stainless sebagai simbol jabat tangan. Selain tangga, terowongan ini juga dilengkapi dengan lift difabel untuk menunjang fungsi sebagai bangunan publik.
Di samping sebagai ikon toleransi antar umat beragama, pembangunan terowongan ini berfungsi memudahkan akses jamaah antar bangunan rumah ibadah untuk memenuhi kebutuhan ruang parkir tanpa mengganggu arus lalu lintas saat ini.
Dalam pembangunan Terowongan Silaturahmi, Badan Pengelola Masjid Istiqlal dan Dewan Paroki Gereja Katederal dilibatkan dalam proses pembahasan bersama terkait konsep desain yang memperhatikan masing-masing rumah ibadah agar mencirikan bentuk persatuan.
Jarak terdekat pintu masuk terowongan dengan Gereja Katedral yakni 32 meter, di mana hal ini guna memastikan keamanan struktur Katedral. Sementara jarak terdekat terowongan dengan gerbang Masjid Istiqlal adalah 16 meter.
Arsitektur entrance terowongan ini dibangun dengan gaya modern di mana eksteriornya menggunakan material transparan sehingga kecantikan desain Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang merupakan bangunan cagar budaya tidak terhalang.
Sementara untuk interiornya menggunakan material marmer serta dilengkapi dengan railing stainless sebagai simbol jabat tangan. Selain tangga, terowongan ini juga dilengkapi dengan lift difabel untuk menunjang fungsi sebagai bangunan publik.
Di samping sebagai ikon toleransi antar umat beragama, pembangunan terowongan ini berfungsi memudahkan akses jamaah antar bangunan rumah ibadah untuk memenuhi kebutuhan ruang parkir tanpa mengganggu arus lalu lintas saat ini.
Dalam pembangunan Terowongan Silaturahmi, Badan Pengelola Masjid Istiqlal dan Dewan Paroki Gereja Katederal dilibatkan dalam proses pembahasan bersama terkait konsep desain yang memperhatikan masing-masing rumah ibadah agar mencirikan bentuk persatuan.
(ind)
Lihat Juga :