Kemenko Marves Dukung Pengembangan Makassar New Port
Selasa, 01 Juni 2021 - 20:48 WIB
loading...
Rombongan Kemenko Maritim dan Investasi di Makassar New Port beberapa waktu yang lalu. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) mendukung pengembangan Makassar New Port (MNP) . Ini ditegaskan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ayodhia GL Kalake saat mengunjungi MNP akhir pekan lalu.
Ayodhia mengatakan, Kemenko Marves berharap MNP bisa berkembang. Mengingat saat pandemi, terjadi penurunan tidak hanya di sektor transportasi, perhubungan, pariwisata, tetapi hampir di semua sektor. Kondisi ini dialami hampir semua negara.
Baca juga:Bangun Akses Tol MNP, Pelindo IV Harap Dukungan Penuh Semua Pihak
“Nah kesempatan ini tentunya kita lakukan untuk berbenah. Saya juga sudah sempat ngobrol dengan Ibu GM Cabang Makassar, untuk penumpang memang ada penurunan tetapi dengan adanya inovasi dalam artian protokol kesehatan di mana ada alternatif lain selain antigen untuk alat deteksi Covid-19 bagi penumpang kapal, yaitu GeNose dengan biaya yang lebih murah, ini akan mendorong kenaikan itu dapat siginifikan bisa kita kejar pada tahun 2021 ini. Itu dari sisi untuk penumpang,” terang dia.
Ayodhia menerangkan, Makassar New Port akan dikembangkan sampai 1.428 hektare. Di dalamnya, akan terdapat kawasan industri, dengan fasilitas jalan tol juga hingga kereta api.
“Ini satu yang menjadi arahan Bapak Presiden adalah, pembangunan infrastruktur itu harus dapat mengembangkan, tidak hanya menghubungkan tapi mengembangkan juga ekonomi setempat. Menghubungkan kawasan-kawasan industri, kawasan wisata dan kawasan ekonomi lainnya, sehingga ini akan menopang perkembangan ekonomi nasional,” kata dia.
Ayodhia juga meminta agar semua pihak mendukung pembangunan MNP . Jika ada masalah, harus dikoordinasikan.“Hal ini juga merupakan tugas dan fungsi kemenko, agar kami bisa memfasilitasi, mengkoordinasikan dan untuk kemudian membuat sinergi di antara kementerian dan lembaga. Jadi kita harapkan berbagai hambatan dan rintangan dalam pembangunan MNP dapat segera diselesaikan,” tukasnya.
Ayodhia mengatakan, Kemenko Marves berharap MNP bisa berkembang. Mengingat saat pandemi, terjadi penurunan tidak hanya di sektor transportasi, perhubungan, pariwisata, tetapi hampir di semua sektor. Kondisi ini dialami hampir semua negara.
Baca juga:Bangun Akses Tol MNP, Pelindo IV Harap Dukungan Penuh Semua Pihak
“Nah kesempatan ini tentunya kita lakukan untuk berbenah. Saya juga sudah sempat ngobrol dengan Ibu GM Cabang Makassar, untuk penumpang memang ada penurunan tetapi dengan adanya inovasi dalam artian protokol kesehatan di mana ada alternatif lain selain antigen untuk alat deteksi Covid-19 bagi penumpang kapal, yaitu GeNose dengan biaya yang lebih murah, ini akan mendorong kenaikan itu dapat siginifikan bisa kita kejar pada tahun 2021 ini. Itu dari sisi untuk penumpang,” terang dia.
Ayodhia menerangkan, Makassar New Port akan dikembangkan sampai 1.428 hektare. Di dalamnya, akan terdapat kawasan industri, dengan fasilitas jalan tol juga hingga kereta api.
“Ini satu yang menjadi arahan Bapak Presiden adalah, pembangunan infrastruktur itu harus dapat mengembangkan, tidak hanya menghubungkan tapi mengembangkan juga ekonomi setempat. Menghubungkan kawasan-kawasan industri, kawasan wisata dan kawasan ekonomi lainnya, sehingga ini akan menopang perkembangan ekonomi nasional,” kata dia.
Ayodhia juga meminta agar semua pihak mendukung pembangunan MNP . Jika ada masalah, harus dikoordinasikan.“Hal ini juga merupakan tugas dan fungsi kemenko, agar kami bisa memfasilitasi, mengkoordinasikan dan untuk kemudian membuat sinergi di antara kementerian dan lembaga. Jadi kita harapkan berbagai hambatan dan rintangan dalam pembangunan MNP dapat segera diselesaikan,” tukasnya.
Lihat Juga :