Kemenparekraf Dukung Inovasi Kemasan Ramah Lingkungan dari Pelepah Pinang
Kamis, 03 Juni 2021 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu solusi yang didorong untuk mengatasi hal ini ialah menciptakan kemasan makanan dari bahan alami seperti pelepah pinang dan sawit yang banyak ditemukan di seluruh Indonesia. Jika styrofoam butuh waktu sampai 500 tahun untuk terurai, maka pelepah pinang hanya butuh waktu 60 hari dan langsung terurai serta bisa menjadi kompos.
Baca Juga: ‘Dari Sungai Sampah Plastik Mengalir Sampai Jauh…’
"Potensi pertama adalah pelepah pinang, di sana kami melihat bisa menjadi peningkatan ekonomi masyarakat khususnya di area-area yang sering terjadi kebakaran hutan, ini bisa menjadi tambahan untuk income mereka," kata Rengkuh Banyu Mahandaru.
Produk ini juga telah didaftarkan hak ciptanya, yang merupakan aset berupa kekayaan intelektual. Inovasi ini merupakan 100% karya anak bangsa dan juga menyerap tenaga kerja di komunitas perkebunan kelapa sawit dan perkebunan karet.
Baca Juga: ‘Dari Sungai Sampah Plastik Mengalir Sampai Jauh…’
"Potensi pertama adalah pelepah pinang, di sana kami melihat bisa menjadi peningkatan ekonomi masyarakat khususnya di area-area yang sering terjadi kebakaran hutan, ini bisa menjadi tambahan untuk income mereka," kata Rengkuh Banyu Mahandaru.
Produk ini juga telah didaftarkan hak ciptanya, yang merupakan aset berupa kekayaan intelektual. Inovasi ini merupakan 100% karya anak bangsa dan juga menyerap tenaga kerja di komunitas perkebunan kelapa sawit dan perkebunan karet.
(fai)
Lihat Juga :