Daya Tarik Hasil Kolaborasi Gojek-Tokopedia, IPO GoTo Dinanti Publik
Jum'at, 04 Juni 2021 - 00:35 WIB
loading...
Rencana GoTo untuk go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi salah satu daya tarik lain dari hasil kolaborasi Gojek dan Tokopedia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rencana GoTo untuk go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi salah satu daya tarik lain dari hasil kolaborasi Gojek dan Tokopedia . Penjualan saham GoTo di bursa dinilai sebagai momentum bagi perusahaan untuk berbagi kepemilikan kepada masyarakat, sekaligus kesempatan terbuka bagi semua pihak menjadi bagian dari dua perusahaan platform digital karya anak bangsa itu.
Baca Juga: Kolaborasi GoTo Tambah Rp35 Triliun ke Dalam Ekonomi Indonesia
Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Institute, Agus Sugiarto mengatakan, penawaran saham kepada publik atau biasa disebut Initial Public Offering (IPO) GoTo sehingga sahamnya tercatat di Bursa adalah bagian dari sinergi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
”Karena sudah ditunggu-tunggu juga oleh investor di pasar modal. Kami berharap jutaan masyarakat Indonesia bisa berpartisipasi memiliki Gojek dan Tokopedia ini sehingga setelah IPO bisa transparan, kinerja semakin baik, dan menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” ungkapnya saat memberikan sambutan dalam Seminar Virtual dengan tema “Dampak Merging Antara Platforms: Studi Kasus Gojek dan Tokopedia” yang diselenggarakan LPEM FEB UI.
Ekonom Digital LPEM FEB Universitas Indonesia (UI), Chaikal Nuryakin mengutarakan, GoTo bisa melihat beberapa perusahaan digital besar global yang melakukan IPO dan terdapat contoh sukses serta contoh sebaliknya.
Baca Juga: Kolaborasi GoTo Tambah Rp35 Triliun ke Dalam Ekonomi Indonesia
Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Institute, Agus Sugiarto mengatakan, penawaran saham kepada publik atau biasa disebut Initial Public Offering (IPO) GoTo sehingga sahamnya tercatat di Bursa adalah bagian dari sinergi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
”Karena sudah ditunggu-tunggu juga oleh investor di pasar modal. Kami berharap jutaan masyarakat Indonesia bisa berpartisipasi memiliki Gojek dan Tokopedia ini sehingga setelah IPO bisa transparan, kinerja semakin baik, dan menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” ungkapnya saat memberikan sambutan dalam Seminar Virtual dengan tema “Dampak Merging Antara Platforms: Studi Kasus Gojek dan Tokopedia” yang diselenggarakan LPEM FEB UI.
Ekonom Digital LPEM FEB Universitas Indonesia (UI), Chaikal Nuryakin mengutarakan, GoTo bisa melihat beberapa perusahaan digital besar global yang melakukan IPO dan terdapat contoh sukses serta contoh sebaliknya.
Lihat Juga :