Ridwan Kamil: Shopee Tak Lagi Impor-impor, Sekarang Buka Peluang UMKM Ekspor
Jum'at, 04 Juni 2021 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, terkait kerja sama Pemprov Jabar dan Shopee Indonesia, Emil mengatakan, program tersebut akan menjadi transformasi digital termasif di Indonesia. Dengan kerja sama itu, Shopee berkomitmen memberikan 5.000 perangkat komputer yang akan didistribusikan ke desa guna percepatan digitalisasi UMKM.
“Ini peristiwa luar biasa. Transformasi digital paling masif di republik ini, ada di Jawa Barat. Nantinya akan ada 5.000 pusat digital desa yang infrastrukturnya akan didukung Shopee. Jadi revolusi digital di Jabar tidak setengah-setengah tapi langsung transformasi yang sangat cepat,” papar Kang Emil.
Baca Juga: Menuju 10.000 Eksportir Baru Asal Surakarta, Shopee dan Gibran Rakabuming Resmikan ‘Kampus UMKM Shopee Ekspor’
Nantinya, di fasilitas Shopee Center yang tersebar di desa, UMKM akan mendapatkan berbagai pelatihan. Topik pelatihan mencakup edukasi digitalisasi produk UMKM, seperti memulai membuka toko online di platform.
Selain itu, terdapat pendampingan bisnis UMKM hingga fasilitas pendukung performa bisnis UMKM. Saat ini sudah ada tiga lokasi percontohan dari Shopee Village Center yaitu desa Megamendung, Bogor, Desa Tanjung Wangi, Subang dan Desa Kertayasa Kabupaten Pangandaran.
Tiga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut masing-masing mendapatkan sarana dua buah laptop beserta pelatihan dari tim Shopee. “Nantinya produk desa yang tadinya pasarnya terbatas bisa memiliki akses ke seluruh Indonesia. Bahkan nanti bisa ekspor,” katanya.
“Ini peristiwa luar biasa. Transformasi digital paling masif di republik ini, ada di Jawa Barat. Nantinya akan ada 5.000 pusat digital desa yang infrastrukturnya akan didukung Shopee. Jadi revolusi digital di Jabar tidak setengah-setengah tapi langsung transformasi yang sangat cepat,” papar Kang Emil.
Baca Juga: Menuju 10.000 Eksportir Baru Asal Surakarta, Shopee dan Gibran Rakabuming Resmikan ‘Kampus UMKM Shopee Ekspor’
Nantinya, di fasilitas Shopee Center yang tersebar di desa, UMKM akan mendapatkan berbagai pelatihan. Topik pelatihan mencakup edukasi digitalisasi produk UMKM, seperti memulai membuka toko online di platform.
Selain itu, terdapat pendampingan bisnis UMKM hingga fasilitas pendukung performa bisnis UMKM. Saat ini sudah ada tiga lokasi percontohan dari Shopee Village Center yaitu desa Megamendung, Bogor, Desa Tanjung Wangi, Subang dan Desa Kertayasa Kabupaten Pangandaran.
Tiga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut masing-masing mendapatkan sarana dua buah laptop beserta pelatihan dari tim Shopee. “Nantinya produk desa yang tadinya pasarnya terbatas bisa memiliki akses ke seluruh Indonesia. Bahkan nanti bisa ekspor,” katanya.
Lihat Juga :