Membangun Sistem Komunikasi Pertanian Ideal Ditopang READSI

Jum'at, 04 Juni 2021 - 18:46 WIB
loading...
A A A
“Pertanian harus kuat, pertanian mampu jadi penggerak ekonomi. Tidak bisa dikesampingkan Kerjasama Pemerintah Pusat sampai level desa sangat penting, pertanian harus maju terus. Untuk itu, arus informasi harus dikuatkan karena menjadi media komunikasi pusat dengan daerah," terang Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi.

Digerakan READSI dan mendukung penguatan sistem informasi, Pusat Pelatihan Pertanian pun menggelar Diseminasi Informasi Pertanian. Formatnya Koordinasi Knowledge Management serta Penderasan Media Informasi.

Mereka mengundang Tim Humas Kementan, Tim Humas BPPSDMP, dan Dinas Pertanian Provinsi hingga Kota/Kabupaten. Bergabung juga Tenaga Ahli Pemberdayaan, dan Fasilitator Desa.

Penderasan media informasi diarahkan untuk menghidupkan kegiatan pemberdayaan dan peningkatan SDM pertanian. Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Leli Nuryati menjelaskan, peserta Koordinasi Knowledge Management serta Penderasan Media Informasi akan berperan aktif dalam penyampaian beragam pemberitaan. Ujungnya tentu peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani sekaligus.

"Pertemuan ini jadi langkah awal untuk menguatkan sistem informasi. Para peserta diharapkan berperan aktif dalam memberikan reporting kegiatan lapangan. Dengan pelatihan ini, penyuluh /FD bisa mengelola informasi pertanian terkait program READSI," jelas Leli.

Lebih lanjut, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri juga mengingatkan, pentingnya partisipasi Penyuluh Pertanian dan Fasilitator Desa dalam rangka peningkatan penderasan media baik skala nasional ataupun kewilayahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Rekomendasi
Poltekkes Jakarta II...
Poltekkes Jakarta II Edukasi Lansia Diabetes soal Manfaat Gigi Tiruan di Kelurahan Pancoran
Apa Beda Wuling Mini...
Apa Beda Wuling Mini EV atau Aira dengan Air EV?
UPN Veteran Jakarta...
UPN Veteran Jakarta Hormati Proses Judicial Review Dosen di MK
Berita Terkini
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved