Balas Stafsus Menteri BUMN, Peter Gontha Sebut Pemegang Saham Minoritas Garuda Rugi Rp11,2 T
Jum'at, 04 Juni 2021 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
Waktu CT diminta tolong karena para underwriter gagal total, CT setor 250 juta dolar AS, waktu itu dan masih sekitaran Rp 8.000 dan sekarang sudah Rp 14.500.
Harga saham waktu itu Rp 625 dan sekarang sudah Rp 256. Silakan hitung, tapi menurut saya dalam waktu 9 tahun kerugian CT saya hitung sudah Rp 11,2 triliun, termasuk bunga, belum hitung inflasi, banyak juga ya mas Arya?.
Sementara orang yang tidak setor apa-apa bikin aturan dan strategi tanpa melibatkan pihak Pak CT. Sedih kan? (Bukan marah lho).
Jadi mas Arya, yang paling sakit itu adalah pak CT. Sih pemegang saham ece-ece, minoritas, yang mas Arya sebut itu. Jadi karena saya mendapat amanah untuk mewakili beliau ya, saya harus menyuarakan kegalauan orang yang percaya kepada saya. Menurut saya, R 11,2 triliun banyak juga ya?," tulis Peter.
Harga saham waktu itu Rp 625 dan sekarang sudah Rp 256. Silakan hitung, tapi menurut saya dalam waktu 9 tahun kerugian CT saya hitung sudah Rp 11,2 triliun, termasuk bunga, belum hitung inflasi, banyak juga ya mas Arya?.
Sementara orang yang tidak setor apa-apa bikin aturan dan strategi tanpa melibatkan pihak Pak CT. Sedih kan? (Bukan marah lho).
Jadi mas Arya, yang paling sakit itu adalah pak CT. Sih pemegang saham ece-ece, minoritas, yang mas Arya sebut itu. Jadi karena saya mendapat amanah untuk mewakili beliau ya, saya harus menyuarakan kegalauan orang yang percaya kepada saya. Menurut saya, R 11,2 triliun banyak juga ya?," tulis Peter.
(akr)
Lihat Juga :