BLKK Tingkatkan Keterampilan Wirausaha Santri dan Komunitas

Selasa, 08 Juni 2021 - 15:48 WIB
loading...
BLKK Tingkatkan Keterampilan...
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus bekerja keras memulihkan sektor ketenagakerjaan Indonesia. Upaya itu salah satunya dilakukan dengan mengembangkan kompetensi calon tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja.

Hal itu disampaikan Ida dalam Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan & Peresmian BLK Komunitas (BLKK) Tahun 2020, di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, pada hari ini. Acara ini juga dihadiri Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin.

“Kehadiran Balai Latihan Kerja Komunitas menjadi sangat strategis. Sebagaimana kita ketahui, pembangunan BLK Komunitas merupakan salah satu program terobosan pemerintah untuk memperluas akses pelatihan vokasi bagi masyarakat, khususnya di kalangan komunitas lembaga keagamaan, lembaga pendidikan agama, dan serikat pekerja,” ujarnya, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: 1.014 BLK Komunitas Diresmikan, Wapres: Tantangan Nyata Menyiapkan SDM di Masa Depan

Ida juga menekankan urgensi BLKK sebagai tekad Kemnaker dalam mendekatkan sarana dan prasarana pelatihan dengan masyarakat di tingkat dasar. Dengan pembangunan BLK Komunitas ini, pemerintah bertekad untuk menjangkau segala sudut yang belum terjangkau oleh lembaga pelatihan baik lembaga pelatihan pemerintah maupun lembaga pelatihan swasta.

“BLK Komunitas ini memberikan bekal keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja dan keterampilan berwirausaha bagi para santri atau komunitas dan masyarakat sekitarnya,” tuturnya.

Pada tahun 2020, Kemnaker telah membangun sebanyak 1.014 BLK Komunitas. Sehingga sejak tahun 2017 hingga saat ini jumlah BLK Komunitas yang telah berdiri adalah sebanyak 2.127 yang tersebar di lembaga keagamaan seperti pondok pesantren, seminari, damaseka, pasraman, dan komunitas serikat pekerja/serikat buruh yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Utang BUMN Menggunung Tembus Rp851,160 Triliun, Bisakah LPI Jadi Penyelamat?

Dengan asumsi 2 paket pelatihan per tahun untuk setiap BLK Komunitas, Kemnaker bisa menambah kapasitas latih sebanyak kurang lebih 68 ribu pencari kerja per tahun.

“Hal ini sejalan dalam upaya implementasi dari kebijakan Bapak Wakil Presiden untuk menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai program prioritas pembangunan pertama dari lima program prioritas yang telah ditetapkan,” paparnya.

BLK Komunitas, menurut Ida, tak hanya memberikan bekal keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja, tetapi juga keterampilan berwirausaha bagi para santri, siswa Lembaga keagamaan dan anggota serikat buruh, serta komunitas dan masyarakat sekitarnya.

“Sebagai laporan Kepada Bapak Wakil Presiden dan sekaligus menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, Kementerian Ketenagakerjaan mendapat tugas untuk meningkatkan SDM masyarakat Papua dan Papua Barat," imbuhnya.

Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, sejak tahun lalu pihaknya telah membangun BLK Komunitas di pulau Cendrawasih itu. Tahun 2021 ini, Kemnaker akan membangun 25 BLK Komunitas di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Adapun program pelatihan vokasi yang diselenggarakannya di BLK Komunitas terdiri dari 23 kejuruan, diantaranya Teknik Otomotif, Teknik Konstruksi Furniture dan Kriya Kayu, Teknik Informatika, Multimedia, Desain Komunikasi Visual, Pengolahan Hasil Pertanian, Pengolahan Hasil Perikanan, Desain Mode dan Tekstil, Tata Rias, Bahasa, Perhotelan, Kesehatan Tradisional, Seni Kuliner; dan Hubungan Industrial.

"Berbagai kejuruan itu kami siapkan untuk menjawab kebutuhan pasar kerja dan potensi ekonomi setiap daerah yang beragam. Harapan kami, langkah ini mengakselerasi pengembangan SDM baik melalui pelatihan vokasi dan pengembangan kewirausahaan, dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional," bebernya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Program Pelatihan Vokasi...
Program Pelatihan Vokasi buat Tamatan SMK/SMA Dibuka! Kuotanya 70 Ribu, Uang Saku Rp20 Ribu/Hari
150 Ribu Peserta Magang...
150 Ribu Peserta Magang Nasional 2026 Digaji UMP, Di Jakarta Dapat Rp5,7 Juta
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Rekomendasi
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Berita Terkini
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved