Inovasi Sosial dan Teknologi Jadi Acuan Perusahaan Terapkan TJSL
Rabu, 09 Juni 2021 - 06:28 WIB
loading...
A
A
A
Untuk program Nelayanku Hebat, PHM juga melakukan inovasi teknologi dengan menyediakan bagi nelayan GPS dan fishfinder. Dia menjelaskan, program ini dibuat untuk membantu nelayan di Kalimantan Timur agar lebih terarah sehingga penggunaan bahan bakar menjadi efisien.
"Dengan GPS dan Fishfinder, nelayan bisa menentukan lokasi mana yang banyak ikan, sehingga hasil tangkapan lebih baik dan bisa menghemat penggunaan bahan bakar. Dengan inovasi teknologi ini, nelayan bisa menghemat penggunaan bahan bakar sampai 50%," jelasnya.
Agus mengatakan, program Apartemen Ikan PHM menjadi salah satu program yang diandalkan untuk bisa meraih Predikat PROPER Emas pada penilaian PROPER tahun ini. Program lain yang menopang target raihan PROPER Emas adalah Petani Maju 4.0 melalui inovasi pertakultur.
Sementara, Direktur Utama Geodipa Energi Riki F Ibrahim dalam webinar yang sama mengatakan bahwa salah satu program TJSL yang dilakukan perusahaan adalah program Sabuk Emas dalam Pengelolaan Sampah. "Program lain yang juga diandalkan adalah pengomposan. Hasil sampah organik dan kering diolah menjadi kompos dan pupuk organik cair yang dipakai untuk tanaman bunga dan juga tanaman buah, seperti kopi juga sayuran," paparnya.
Sementara, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) yang tahun ini juga menargetkan perolehan 1 PROPER Emas, 6 PROPER Hijau dan 6 PROPER Biru, mengembangkan tiga program Creating Shared Value (CSV), yaitu co-firing penerapan green energy pada PLTU dengan memanfaatkan biomassa sebagai substitusi (campuran bahan bakar), dengan melibatkan UMK sebagai penyedia biomassa.
"Dengan GPS dan Fishfinder, nelayan bisa menentukan lokasi mana yang banyak ikan, sehingga hasil tangkapan lebih baik dan bisa menghemat penggunaan bahan bakar. Dengan inovasi teknologi ini, nelayan bisa menghemat penggunaan bahan bakar sampai 50%," jelasnya.
Agus mengatakan, program Apartemen Ikan PHM menjadi salah satu program yang diandalkan untuk bisa meraih Predikat PROPER Emas pada penilaian PROPER tahun ini. Program lain yang menopang target raihan PROPER Emas adalah Petani Maju 4.0 melalui inovasi pertakultur.
Sementara, Direktur Utama Geodipa Energi Riki F Ibrahim dalam webinar yang sama mengatakan bahwa salah satu program TJSL yang dilakukan perusahaan adalah program Sabuk Emas dalam Pengelolaan Sampah. "Program lain yang juga diandalkan adalah pengomposan. Hasil sampah organik dan kering diolah menjadi kompos dan pupuk organik cair yang dipakai untuk tanaman bunga dan juga tanaman buah, seperti kopi juga sayuran," paparnya.
Sementara, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) yang tahun ini juga menargetkan perolehan 1 PROPER Emas, 6 PROPER Hijau dan 6 PROPER Biru, mengembangkan tiga program Creating Shared Value (CSV), yaitu co-firing penerapan green energy pada PLTU dengan memanfaatkan biomassa sebagai substitusi (campuran bahan bakar), dengan melibatkan UMK sebagai penyedia biomassa.
Lihat Juga :