Cetak Smart ASN , Kemenperin Gelar Pelatihan Dasar untuk CPNS
Minggu, 13 Juni 2021 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
“Birokrasi 4.0 bertujuan untuk mencapai empat indikator, yakni percepatan layanan, efisiensi layanan, akurasi layanan, fleksibilitas kerja, dan dampak sosial,” jelas Kepala BPSDMI.
Ia menyampaikan langkah selanjutnya dalam upaya menumbuhkan smart ASN adalah memberikan pelatihan dasar (Latsar) bagi para calon pegawai negeri sipil (CPNS). BPSDMI Kemenperin menyelenggarakan Latsar bagi 348 CPNS dari seluruh unit kerja Kementerian Perindustrian yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Pelaksanaan Latsar dibagi menjadi 9 angkatan bagi seluruh CPNS Kemenperin yang direkrut pada tahun 2020,” jelas Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan SDM Aparatur (Pusbindiklat SDMA) Kemenperin Dadi Marhadi.
Ia memaparkan, bahwa pembelajaran dalam pelatihan dasar CPNS ini dilaksanakan dengan sistem hybrid atau blended learning yang memadukan proses pembelajaran secara daring dan secara luring.
Pertama, seluruh peserta akan mengikuti Massive Open Online Course (MOOC) yang merupakan pembelajaran mandiri dengan cara login ke http://ikk-pusaka.lan.go.id/ pada website Lembaga Administrasi Negara (LAN), dilanjutkan dengan pelaksanaan distance learning pada platform Learning Management System (LMS) yang dikembangkan oleh Pusbindiklat SDMA Kemenperin selama 21 hari.
Berikutnya adalah tahapan habituasi atau pelaksanaan aktualisasi peserta di unit kerja masing-masing selama 1 bulan. Terakhir, peserta akan mengikuti pembelajaran klasikal (tatap muka) di BPSDMI untuk memperoleh pendalaman dan penguatan dari fasilitator atas agenda pelatihan serta melakukan seminar laporan hasil aktualisasi.
Ia menyampaikan langkah selanjutnya dalam upaya menumbuhkan smart ASN adalah memberikan pelatihan dasar (Latsar) bagi para calon pegawai negeri sipil (CPNS). BPSDMI Kemenperin menyelenggarakan Latsar bagi 348 CPNS dari seluruh unit kerja Kementerian Perindustrian yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Pelaksanaan Latsar dibagi menjadi 9 angkatan bagi seluruh CPNS Kemenperin yang direkrut pada tahun 2020,” jelas Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan SDM Aparatur (Pusbindiklat SDMA) Kemenperin Dadi Marhadi.
Ia memaparkan, bahwa pembelajaran dalam pelatihan dasar CPNS ini dilaksanakan dengan sistem hybrid atau blended learning yang memadukan proses pembelajaran secara daring dan secara luring.
Pertama, seluruh peserta akan mengikuti Massive Open Online Course (MOOC) yang merupakan pembelajaran mandiri dengan cara login ke http://ikk-pusaka.lan.go.id/ pada website Lembaga Administrasi Negara (LAN), dilanjutkan dengan pelaksanaan distance learning pada platform Learning Management System (LMS) yang dikembangkan oleh Pusbindiklat SDMA Kemenperin selama 21 hari.
Berikutnya adalah tahapan habituasi atau pelaksanaan aktualisasi peserta di unit kerja masing-masing selama 1 bulan. Terakhir, peserta akan mengikuti pembelajaran klasikal (tatap muka) di BPSDMI untuk memperoleh pendalaman dan penguatan dari fasilitator atas agenda pelatihan serta melakukan seminar laporan hasil aktualisasi.
Lihat Juga :