Pungli Merajalela, Ujung-ujungnya Konsumen yang Menanggung Beban
Selasa, 15 Juni 2021 - 17:42 WIB
loading...
Kasus pungli menurut pengamat, akan berdampak pada high cost economy dan kompensasi harga jual barang jadi lebih tinggi. Hal ini berimbas pada harga yang dikenakan konsumen. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Belakangan kasus pungutan liar (Pungli) menjadi sorotan, usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditelepon oleh Presiden Joko Widodo yang tengah mendengar keluh kesah sejumlah sopir truk di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Baca Juga: Pungli di Pelabuhan Jadi Sorotan, Berantas Premanisme di Priok Engga Setengah-setengah
Kasus pungli menurut pengamat, akan berdampak pada high cost economy dan kompensasi harga jual barang jadi lebih tinggi. Hal ini berimbas pada harga yang dikenakan konsumen .
Direktur Celios (Center of Economic and Law Studies), Bhima Yudhistira mengatakan aksi yang tidak terpuji ini pada akhirnya akan menjalar sampai pada konsumen yang harus menanggung biaya.
"Imbasnya memang akan masuk ke harga jual akhir konsumen," terangnya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (15/6/2021).
Baca Juga: Pungli di Pelabuhan Jadi Sorotan, Berantas Premanisme di Priok Engga Setengah-setengah
Kasus pungli menurut pengamat, akan berdampak pada high cost economy dan kompensasi harga jual barang jadi lebih tinggi. Hal ini berimbas pada harga yang dikenakan konsumen .
Direktur Celios (Center of Economic and Law Studies), Bhima Yudhistira mengatakan aksi yang tidak terpuji ini pada akhirnya akan menjalar sampai pada konsumen yang harus menanggung biaya.
"Imbasnya memang akan masuk ke harga jual akhir konsumen," terangnya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (15/6/2021).
Lihat Juga :