Manajemen Tak Bisa Lepas dari Kepentingan Politik Bikin BUMN Gagal Fokus
Rabu, 16 Juni 2021 - 20:11 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, dengan besarnya kepentingan-kepentingan lain membuat manajer BUMN kehilangan fokus untuk mencetak keuntungan, melayani kepentingan publik, atau melayani kepentingan elit politik dan ekonomi.
Transparency International (TI) Indonesia mencatat sebanyak 82,37% dari 482 komisaris BUMN diangkat berdasarkan pertimbangan politis. Hanya 17,63% komisaris diangkat dari kalangan profesional.
Hasil ini didapatkan dari pantauan TI Indonesia ke 106 perusahaan BUMN. Adapun jabatan strategis meliputi eks menteri, pejabat tinggi negara dan anggota badan/lembaga negara.
"Pada akhirnya manajer BUMN kehilangan fokus apakah dia mencari untung, melayani kepentingan publik karena ini hal yang berbeda," jelasnya.
Transparency International (TI) Indonesia mencatat sebanyak 82,37% dari 482 komisaris BUMN diangkat berdasarkan pertimbangan politis. Hanya 17,63% komisaris diangkat dari kalangan profesional.
Hasil ini didapatkan dari pantauan TI Indonesia ke 106 perusahaan BUMN. Adapun jabatan strategis meliputi eks menteri, pejabat tinggi negara dan anggota badan/lembaga negara.
"Pada akhirnya manajer BUMN kehilangan fokus apakah dia mencari untung, melayani kepentingan publik karena ini hal yang berbeda," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :