Manajemen Tak Bisa Lepas dari Kepentingan Politik Bikin BUMN Gagal Fokus
Rabu, 16 Juni 2021 - 20:11 WIB
loading...
Manajemen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disebut tidak bisa dilepaskan dari kepentingan politik yang membuatnya menjadi gagal fokus. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Manajemen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disebut tidak bisa dilepaskan dari kepentingan politik . Bahkan dalam dalam sejarahnya, BUMN menjadi instrumen untuk membangun patronase.
Baca Juga: Deretan Petinggi TNI/Polri Ini Dapat Posisi Strategis di BUMN
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Transparency International (TI) Indonesia, Danang Widoyoko. Sambung dia mengatakan, komisaris menjadi instrumen paling mudah bagi pemegang kekuasaan untuk membangun, memperbesar, dan memelihara dukungan politik.
"Penempatan komisaris BUMN menjadi instrumen yang paling mudah. Karena banyaknya kepentingan lain membuat meritokrasi dalam pemilihan komisaris dan direksi BUMN sulit dilakukan," ujarnya, Rabu (16/6/2021).
Baca Juga: Performa Buruk, Erick Thohir: Direksi dan Komisaris BUMN Harus Siap Dicopot
Baca Juga: Deretan Petinggi TNI/Polri Ini Dapat Posisi Strategis di BUMN
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Transparency International (TI) Indonesia, Danang Widoyoko. Sambung dia mengatakan, komisaris menjadi instrumen paling mudah bagi pemegang kekuasaan untuk membangun, memperbesar, dan memelihara dukungan politik.
"Penempatan komisaris BUMN menjadi instrumen yang paling mudah. Karena banyaknya kepentingan lain membuat meritokrasi dalam pemilihan komisaris dan direksi BUMN sulit dilakukan," ujarnya, Rabu (16/6/2021).
Baca Juga: Performa Buruk, Erick Thohir: Direksi dan Komisaris BUMN Harus Siap Dicopot
Lihat Juga :