Tidak Ada Spesifikasi Khusus Hotel yang Digunakan untuk Work From Bali
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:12 WIB
loading...
suasana hotel di Bali. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mendorong kebijakan Work From Bali (WFB) untuk membangkitkan sektor ekonomi dan pariwisata di Bali yang terpuruk sejak adanya pandemi Covid-19. Diketahui, pada kuartal I/2021, pertumbuhan ekonomi Bali minus 9,85 persen.
Melalui kebijakan Work From Bali (WFB), pemerintah berencana mewajibkan 25 persen aparatur sipil negara (ASN) pada tujuh kementerian atau lembaga di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk bekerja dari Bali. Diketahui, kebijakan ini rencananya akan direalisasikan pada kuartal III/2021.
Baca juga: Larangan Mudik Hilang, Okupansi Hotel di Bali Menjulang
Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran, menuturkan, tidak ada spesifikasi hotel yang khusus untuk program Work From Bali (WFB).
“Tidak ada spesifikasi khusus ya untuk masalah WFB ini. Sebab, kalau kita berkaca kepada konteks pariwisata nasional baik itu di Bali ataupun di daerah lain, memang kontribusi okupansi itu sebelum Covid adalah kebijakan-kebijakan dari pemerintah,” ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Kamis (17/6/2021).
Melalui kebijakan Work From Bali (WFB), pemerintah berencana mewajibkan 25 persen aparatur sipil negara (ASN) pada tujuh kementerian atau lembaga di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk bekerja dari Bali. Diketahui, kebijakan ini rencananya akan direalisasikan pada kuartal III/2021.
Baca juga: Larangan Mudik Hilang, Okupansi Hotel di Bali Menjulang
Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran, menuturkan, tidak ada spesifikasi hotel yang khusus untuk program Work From Bali (WFB).
“Tidak ada spesifikasi khusus ya untuk masalah WFB ini. Sebab, kalau kita berkaca kepada konteks pariwisata nasional baik itu di Bali ataupun di daerah lain, memang kontribusi okupansi itu sebelum Covid adalah kebijakan-kebijakan dari pemerintah,” ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Kamis (17/6/2021).
Lihat Juga :