Kecemasan Pengusaha Mal: PPKM Berpotensi Ganggu Perekonomian
Minggu, 20 Juni 2021 - 15:33 WIB
loading...
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menuturkan, pihaknya berharap pemerintah dapat memastikan protokol kesehatan diberlakukan secara ketat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) , Alphonzus Widjaja menuturkan, pihaknya berharap pemerintah dapat memastikan protokol kesehatan diberlakukan secara ketat. Hal ini diperlukan agar jumlah kasus positif Covid-19 dapat terkendali.
“Pusat perbelanjaan berharap pemerintah dapat memastikan protokol kesehatan diberlakukan secara ketat, disiplin, dan konsisten. Agar jumlah kasus positif Covid-19 terkendali, guna menghindari adanya tambahan pemberlakuan pembatasan yang berpotensi mengganggu perekonomian kembali,” tuturnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Minggu (20/6/2021).
Baca Juga: PPKM Diperpanjang: Mall Buka Kapasitas 50%, Rumah Ibadah di Zona Merah Tutup
Alphonzus menjelaskan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat akan berdampak langsung terhadap turunnya tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan. “Berdasarkan beberapa pengalaman yang lalu, pemberlakukan tambahan pembatasan akan berdampak langsung terhadap menurunnya secara tajam tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan,” jelas dia.
Lanjutnya, penurunan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan juga akan diikuti oleh turunnya penjualan. Di mana, pada akhirnya akan berdampak ke perekonomian.
“Pusat perbelanjaan berharap pemerintah dapat memastikan protokol kesehatan diberlakukan secara ketat, disiplin, dan konsisten. Agar jumlah kasus positif Covid-19 terkendali, guna menghindari adanya tambahan pemberlakuan pembatasan yang berpotensi mengganggu perekonomian kembali,” tuturnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Minggu (20/6/2021).
Baca Juga: PPKM Diperpanjang: Mall Buka Kapasitas 50%, Rumah Ibadah di Zona Merah Tutup
Alphonzus menjelaskan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat akan berdampak langsung terhadap turunnya tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan. “Berdasarkan beberapa pengalaman yang lalu, pemberlakukan tambahan pembatasan akan berdampak langsung terhadap menurunnya secara tajam tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan,” jelas dia.
Lanjutnya, penurunan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan juga akan diikuti oleh turunnya penjualan. Di mana, pada akhirnya akan berdampak ke perekonomian.
Lihat Juga :