Gaes! Ada Apartemen Seharga Rp150 Jutaan di Depok Nih

Senin, 21 Juni 2021 - 18:09 WIB
loading...
Gaes! Ada Apartemen...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menyambut semester II tahun ini, PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (Diamond Land Development) optimistis kondisi industri properti mulai bergerak. Emiten berkoda DADA ini dalam pengembangan proyeknya memiliki karakter dan konsep produk yang berbeda.

Saat ini Diamond Land sedang menggarap 15 proyek di berbagai lokasi, Jakarta dan sekitarnya. Pengembangan proyek-proyek ini, menurut Tony Hartono Marketing Director Diamond Land Development, selalu mengikuti perkembangan dan kebutuhan pasar.

Baca juga:Rizky Billar Sebut Sikap Kasar Asistennya pada Wartawan Sepele

“Proyek-proyek tersebut kita pasarkan dengan harga beragam, ada yang Rp150 juta hingga miliaran rupiah dengan produk yang berbeda-beda, mulai dari landed house, apartemen, town house, aparthouse hingga condovilla,” jelas Tony dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Senin (21/6/2021).

Tony menambahkan, produk Diamond Land dengan harga Rp150 jutaan dikembangkan untuk menyasar segmen milenial. “Jadi jangan takut, kita pun memberikan kemudahan dalam pola bayar sehingga lebih memudahkan bagi konsumen milenial,” imbunya.

Produk yang dimaksud adalah Gucci 1 Apartment yang berlokasi di ruas Jl Raya Bogor (Depok) yang merupakan bagian dari proyek perumahan D’Marco yang juga dikembangakan Diamond Land.

Sementara itu, Wakil Ketua DPP Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (AREBI) Nurul Yaqin menegaskan bahwa penjualan properti dengan harga mulai dari Rp150 juta merupakan langkah yang sangat tepat untuk mendorong milenial membeli properti.

Menurutya lagi, milenial dapat diarahkan pula sebagai investor dengan membeli lebih dari satu unit dengan harga yang sangat terjangkau itu. “Untuk milenial yang baru pertama membeli properti, jangan diberikan properti harga miliaran pada tahap awal,” tegas Nurul Yaqin.

Ia menambahkan bahwa pasar milenial dalam industri properti merupakan segmen pasar yang cukup besar sebagai pembeli rumah pertama. Menurut Nurul Yaqin, saat ini milenial harus disadarkan karena developer tidak mau menawarkan harga yang susah dijangkau, milenial harus melihat ini adalah peluang investasi karena selepas pandemi Covid 19 harga akan terkerek naik.

“Ada harga yang terpendam sehingga nanti langsung melonjak setelah selesai pandemi. Dengan demikian, sekarang ini memang menjadi waktu yang tepat untuk berinvestasi di properti,” jelas Nurul Yaqin.

Novi Imelly, Advisor & Property Expert menyatakan bahwa saat ini produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar yang akan direspons atau dibeli. “Walau saat ini diakui untuk apartemen ada istilah over supply namun tetap ada transaksi. Dan transaksi yang terjadi tentunya produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan tentunya harga yang terjangkau,” tegasnya.

Terkait pembiayaan untuk milenial, Suryanti Agustinar, Senior Vice President Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division PT Bank Tabungan Negara Tbk. menyarankan agar milenial melihat properti sebagai investasi dan pada awalnya bisa difungsikan sebagai tempat tinggal (end-user).

Baca juga:Apa Saja Keunggulan KIP Kuliah? Simak Daftarnya

Untuk itu BTN pun menurut Suryanti terus memacu bisnisnya yang fokus pada pembiayaan properti. Dengan demikian, lanjutnya, Bank BTN kini juga siap untuk membiayai mereka yang bermaksud menginvestasikan dana mereka di properti. Dia juga menyarankan pembeli properti memilih produk yang dibangun oleh developer yang telah bekerja sama dengan perbankan.

“Selain itu, saat ini pemerintah pun memberikan kemudahan untuk pembelian properti. Tidak hanya dalam persyaratan tapi juga kemudahan uang muka hingga keringanan pajak-pajak di sektor properti,” jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
Pemkot Jakbar Fasilitasi...
Pemkot Jakbar Fasilitasi Penyelesaian Sertifikat Warga City Park
Rumah Modular Dinilai...
Rumah Modular Dinilai Mampu Dukung Pendinginan Kota
Hunian Layak Fondasi...
Hunian Layak Fondasi Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Tekuk Haiti, Timnas...
Tekuk Haiti, Timnas Skotlandia Puncaki Grup C Piala Dunia 2026
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved