Ini Penyebab Saham Farmasi 'Menari-nari' di Atas Lonjakan Kasus Covid-19
Selasa, 22 Juni 2021 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
"Kemarin-kemarin saja kan terlihat begitu sudah ada vaksin, angka Covid turun, saham saham farmasi ikut turun juga meski secara riil kebutuhan fasilitas kesehatan masih diperlukan," ucapnya.
Baca juga:JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Mafia Tanah di Pinang Tangerang
Adapun beberapa saham sektor kesehatan dan farmasi yang mengalami peningkatan pada penutupan perdagangan hari ini, mulai dari Indofarma (INAF), Kimia Farma (KAEF), Itama Ranoraya (IRRA), Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO), Medikaloka Hermina (HEAL), Prodia Widyahusada (PRDA), dan Sarana Meditama Metropolitan (SAME).
Saham PT Indofarma Tbk (INAF) misalnya, pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp190 atau 7,36% ke Rp2.770 per lembar saham. Kemudian, saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp130 atau 4,47% persen ke Rp3.040 per lembar saham.
Baca juga:JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Mafia Tanah di Pinang Tangerang
Adapun beberapa saham sektor kesehatan dan farmasi yang mengalami peningkatan pada penutupan perdagangan hari ini, mulai dari Indofarma (INAF), Kimia Farma (KAEF), Itama Ranoraya (IRRA), Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO), Medikaloka Hermina (HEAL), Prodia Widyahusada (PRDA), dan Sarana Meditama Metropolitan (SAME).
Saham PT Indofarma Tbk (INAF) misalnya, pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp190 atau 7,36% ke Rp2.770 per lembar saham. Kemudian, saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp130 atau 4,47% persen ke Rp3.040 per lembar saham.
(uka)
Lihat Juga :