Bahlil Sebut Ekspor RI Sama dengan Zaman VOC

Kamis, 24 Juni 2021 - 12:06 WIB
loading...
Bahlil Sebut Ekspor...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, ekspor yang dilakukan Indonesia saat ini tidak jauh berbeda dengan zaman perdagangan dengan persekutuan dagang asal Belanda, Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Saat itu, Indonesia mengekspor bahan baku atau barang mentah.

Baca juga:Sempat Bentrok, Massa Pendukung Habib Rizieq Shihab Bertahan di Flyover Pondok Kopi

"Bahwa mulai sekarang kita harus mulai mencintai negara kita. Tidak boleh lagi kita terlalu banyak mengekspor material bahan baku. Karena ekspor kita di zaman VOC dengan sekarang sama aja, nggak ada perbedaan," kata Bahlil dalam video virtual, Kamis (24/6/2021).

Bahlil melanjutkan, pemerintah telah menyusun berbagai langkah komprehensif dengan master plan dan startegi yang sudah barang tentu mendorong investor untuk berinvestasi di Indonesia.

"Ketika saya masuk sebagai Kepala BKPM, empat hari pertama saya menyetop ekspor ore nikel. Di saat bersamaan, jadwal ekspor nikel berakhir di 1 Januari 2020. Kami melarang ekspor tanggal 27 Oktober 2019. Saya didemo oleh para pengusaha karena dulu saya juga usaha di bidang pertambangan," bebernya.

Baca juga:Banyak Pasal Multitafsir, Pemerintah Didesak untuk Revisi UU ITE

Dia menambahkan Indonesia sudah saatnya untuk dikenal dunia sebagai negara industrialis yang salah satunya menghasilkan baterai mobil listrik.

"Komitmen kita sekarang adalah mendorong terjadinya industri. Maka karena itu kita setop ekspor nikel agar penambah nikel di negara kita tidak kena dampak kebijakan negara, maka kita kita bikin HPM agar penambang bisa tetap hidup," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved