Indonesia dan Maroko Gandengan Tangan di Bidang Energi

Jum'at, 25 Juni 2021 - 10:10 WIB
loading...
Indonesia dan Maroko...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama bilateral di bidang energi dan sumber daya mineral (ESDM) dengan Maroko . Kerja sama tersebut dimulai dengan dilaksanakannya 1st Meeting Joint Committee on Energy antara Kementerian ESDM dengan Kementerian Energi, Pertambangan, dan Lingkungan Maroko, secara virtual pada 22-23 Juni 2021 lalu.

Pertemuan ini dilakukan secara back to back dalam dua sesi, yakni Cooperation in the Fields of Electricity, Renewable Energies and Energy Efficiency dan sesi Cooperation in the Fields of Hydrocarbons, Mines, and Geology.

Sesi pertama, yang dipimpin oleh Direktur Panas Bumi Harris Kementerian ESDM, membahas kebijakan dan program ketenagalistrikan, serta fokus pada pengembangan energi baru terbarukan dan efisiensi energi kedua negara. Selain itu dibahas pula isu terkait penelitian dan pengembangan serta pengembangan sumber daya manusia di bidang kelistrikan dan energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE).

Baca juga:Tragedi Gedung Runtuh AS, 99 Orang Hilang: 'Seperti Ada Bom Meledak'

Harris mengatakan, saat ini Kementerian ESDM terus berupaya dan berkomitmen dalam penurunan emisi gas rumah kaca sebagaimana dituangkan dalam National Determined Contribution (NDC). "Indonesia memiliki misi untuk beralih dari penggunaan energi fosil ke energi terbarukan. Kita memiliki target pencapaian EBT dan KE dalam total bauran energi sebesar 23% di tahun 2025 dan menurunkan emisi gas rumah kaca setidaknya sebesar 29% di tahun 2030 melalui usaha sendiri dan 41% dengan bantuan internasional sesuai dengan ratifikasi dalam Paris Agreement," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (25/6/2021).

Pada sesi ini Indonesia dan Maroko sepakat untuk menindaklanjuti kerja sama dalam hal tukar-menukar informasi terkait Super ESCO, pengembangan proyek efisiensi energi, dan peluang potensi investasi di infrastruktur ketenagalistrikan. Kedua belah pihak juga setuju untuk melakukan kerja sama penelitian ke arah komersialisasi di bidang ocean energy dan bioenergi, serta riset bersama di bidang photovoltaic (PV) dan solar thermal.

Sesi kedua, yakni sesi Cooperation Hydrocarbons, Mines, and Geology, membahas investasi di bidang mineral dan batubara, peluang investasi dan penyediaan jasa di sektor migas di kedua negara, data dan keahlian di bidang kegeologian, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang geologi, mineral dan batu bara.

"Maroko mengajak Indonesia, khususnya BUMN, untuk dapat terlibat pada pengembangan sektor mineral dan migas di Maroko, terutama untuk melakukan survei kegeologian dan tukar-menukar informasi dalam sistem digital serta surveillance data geologi," ungkap Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara Sunindyo Suryo Herdadi, yang memimpin jalannya sesi kedua.

Baca juga:Pemprov DKI Tambah Rumah Sakit Covid-19 Jadi 140

Sunindyo juga mengatakan, Indonesia dan Maroko bersepakat untuk menindaklanjuti kerja sama dalam tukar-menukar informasi dan riset bersama di bidang migas, mineral, dan batu bara. "Bagi Indonesia, Maroko merupakan salah satu mitra strategis di sektor ESDM, yang dapat membuka peluang kerja sama dengan negara-negara Afrika lainnya, khususnya bagian utara, yang mempunyai hubungan erat dengan Eropa bagian selatan," ungkapnya.

Sebagai informasi, pertemuan ini merupakan implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) tentang sektor energi dan mineral antara Indonesia dengan Maroko yang telah ditandatangani pada tahun 2018 silam di Jakarta.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
PLN EPI Siapkan Infrastruktur...
PLN EPI Siapkan Infrastruktur Gas, Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5% per Tahun
Gebuk Skotlandia, Gol...
Gebuk Skotlandia, Gol 71 Detik Ismael Saibari Antar Maroko ke Puncak Grup C
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Rekomendasi
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved