131 WNI Korban Deportasi Malaysia Karantina di Wisma Atlet
Minggu, 27 Juni 2021 - 18:37 WIB
loading...
FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Siang ini dilakukan pemulangan gelombang kedua korban deportasi 131 PMIB/WNI melalui Bandara Soetta. Kelompok ini tiba pada pukul 14.00 WIB dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
Berdasarkan gender, kelompok ini terdiri atas laki-laki 61 orang, perempuan 67 orang (terdapat wanita hamil 1 orang, sakit kanker 1 orang, sakit maag 1 orang namun dalam status fit to fly), 2 balita laki-laki, 1 balita perempuan.
"Sehingga total berdasarkan jenis kelamin adalah laki-laki sebanyak 63 orang dan perempuan sebanyak 68 orang," ujar Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker Suhartono di Jakarta, Minggu (27/6/2021).
Baca Juga: Kemnaker Fasilitasi Pemulangan 145 Pekerja Migran yang Dideportasi Malaysia
Berdasarkan informasi dari Kemenlu, data kepulangan kelompok rentan gelombang kedua awalnya berjumlah 148 orang PMIB/ WNI, namun terdapat 10 orang yang gagal terbang dikarenakan Covid-19 dan saat ini masih dalam penanganan karantina di Malaysia, 1 orang melahirkan, dan 6 orang dikategorikan kontak erat dengan yang positif. "Jadi hanya 131 PMIB/ WNI dalam status fit to fly," ucap Suhartono.
Berdasarkan gender, kelompok ini terdiri atas laki-laki 61 orang, perempuan 67 orang (terdapat wanita hamil 1 orang, sakit kanker 1 orang, sakit maag 1 orang namun dalam status fit to fly), 2 balita laki-laki, 1 balita perempuan.
"Sehingga total berdasarkan jenis kelamin adalah laki-laki sebanyak 63 orang dan perempuan sebanyak 68 orang," ujar Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker Suhartono di Jakarta, Minggu (27/6/2021).
Baca Juga: Kemnaker Fasilitasi Pemulangan 145 Pekerja Migran yang Dideportasi Malaysia
Berdasarkan informasi dari Kemenlu, data kepulangan kelompok rentan gelombang kedua awalnya berjumlah 148 orang PMIB/ WNI, namun terdapat 10 orang yang gagal terbang dikarenakan Covid-19 dan saat ini masih dalam penanganan karantina di Malaysia, 1 orang melahirkan, dan 6 orang dikategorikan kontak erat dengan yang positif. "Jadi hanya 131 PMIB/ WNI dalam status fit to fly," ucap Suhartono.
Lihat Juga :