Memulai Debut di Bursa Hari Ini, Harga Saham ARCI Naik 5%
Senin, 28 Juni 2021 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Direktur Keuangan atau Chief Financial Officer (CFO) Archi Indonesia Adam Jaya Putra menuturkan, sekitar 90% dari dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan oleh Perseroan dan/atau Entitas Anak, untuk pembayaran sebagian pokok utang bank.
"Sedangkan sisa dana yang diperoleh akan digunakan Perseroan serta entitas anak untuk pembiayaan kegiatan operasional dan modal kerja," jelasnya.
Baca Juga: Terlalu Mahal, YLKI Desak Kemenkes Turunkan Harga Tes Rapid Antigen
Pada tahun 2020, Archi mencatatkan total Pendapatan sebesar USD393,3 juta dan merupakan penyumbang nilai pajak dan royalti terbesar dari sektor industri pertambangan emas di provinsi Sulawesi Utara, dimana sekitar 98% dari total Pendapatan Perseroan dihasilkan dari penjualan bijih emas, dan sisanya dari penjualan produk emas batangan (gold minted bars).
Selain itu, komitmen Perseroan dalam melakukan berbagai upaya efisiensi biaya juga berdampak positif terhadap kondisi keuangan Perseroan, dimana Archi berhasil mencatatkan Laba Bersih sebesar USD123,3 juta pada tahun 2020 lalu.
"Sedangkan sisa dana yang diperoleh akan digunakan Perseroan serta entitas anak untuk pembiayaan kegiatan operasional dan modal kerja," jelasnya.
Baca Juga: Terlalu Mahal, YLKI Desak Kemenkes Turunkan Harga Tes Rapid Antigen
Pada tahun 2020, Archi mencatatkan total Pendapatan sebesar USD393,3 juta dan merupakan penyumbang nilai pajak dan royalti terbesar dari sektor industri pertambangan emas di provinsi Sulawesi Utara, dimana sekitar 98% dari total Pendapatan Perseroan dihasilkan dari penjualan bijih emas, dan sisanya dari penjualan produk emas batangan (gold minted bars).
Selain itu, komitmen Perseroan dalam melakukan berbagai upaya efisiensi biaya juga berdampak positif terhadap kondisi keuangan Perseroan, dimana Archi berhasil mencatatkan Laba Bersih sebesar USD123,3 juta pada tahun 2020 lalu.
(fai)
Lihat Juga :