PPKM Darurat Resmi Berlaku, Gimana Nasib Investor Ritel?
Kamis, 01 Juli 2021 - 12:47 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Saham-saham sektor ritel turut menjadi perhatian usai diumukannnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat di Pulau Jawa dan Bali mulai 3 Juli 2021. Pasalnya, dengan adanya pembatasan tersebut dapat mengganggu operasional emiten sektor tersebut.
Analis Panin Sekuritas, William Hartanto mengatakan, dengan adanya penerapan PPKM Mikro Darurat secara tidak langsung dianggap menjadi sentimen negatif bagi saham sektor ritel, namun menurutnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena inovasi penjualan emiten ritel.
"Karena walaupun tempat-tempat belanja seperti mal mengalami pengurangan jam operasional, mereka tetap bisa menjual produk secara online," ujar William kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (1/7/2021).
Baca Juga: Jokowi Resmi Umumkan PPKM Darurat, Begini Soal Aturan WFH Karyawan
Menurutnya, dengan adanya penjualan produk secara online di tengah pandemi saat ini telah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia dan akan membantu kinerja emiten ritel, dan saham sektor ritel bisa dimanfaatkan investor. "Ini sudah jadi gaya hidup sejak pandemi, jadi adanya PPKM ini tidak akan berdampak signifikan terhadap emiten-emiten retail," kata dia. "(Saham sektor ritel) bisa manfaatkan untuk buy on weakness," sambungnya.
Analis Panin Sekuritas, William Hartanto mengatakan, dengan adanya penerapan PPKM Mikro Darurat secara tidak langsung dianggap menjadi sentimen negatif bagi saham sektor ritel, namun menurutnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena inovasi penjualan emiten ritel.
"Karena walaupun tempat-tempat belanja seperti mal mengalami pengurangan jam operasional, mereka tetap bisa menjual produk secara online," ujar William kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (1/7/2021).
Baca Juga: Jokowi Resmi Umumkan PPKM Darurat, Begini Soal Aturan WFH Karyawan
Menurutnya, dengan adanya penjualan produk secara online di tengah pandemi saat ini telah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia dan akan membantu kinerja emiten ritel, dan saham sektor ritel bisa dimanfaatkan investor. "Ini sudah jadi gaya hidup sejak pandemi, jadi adanya PPKM ini tidak akan berdampak signifikan terhadap emiten-emiten retail," kata dia. "(Saham sektor ritel) bisa manfaatkan untuk buy on weakness," sambungnya.
Lihat Juga :