Sejarah Baru, Erika Retnowati jadi Perempuan Pertama yang Pimpin BPH Migas
Kamis, 01 Juli 2021 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Menko Luhut: Tidak Ada Mal yang Buka Sampai Tanggal 20 Juli
Eddy berharap Ketua dan Anggota BPH Migas terpilih dapat menyelesaikan berbagai macam persoalan dan tantangan di sektor hilir migas. Di antaranya dengan mempercepat progres pembangunan infrastruktur gas bumi dan mengimplementasikan kebijakan BBM satu harga di wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal).
"Lalu, dapat mereduksi penggunaan bahan bakar seperti premium dan pertalite dengan penggunaan BBM berkualitas. Kemudian dapat menjawab tantangan zaman dimana dunia saat ini dalam proses transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan. Harapan kami dari Komisi VII DPR RI terhadap BPH Migas kedepannya dapat semakin maksimal dalam bekerja dan menjawab isu-isu tersebut," tuturnya.
Setelah penetapan sembilan nama terpilih Ketua dan Anggota Komite BPH Migas tersebut maka proses selanjutnya adalah daftar nama terpilih tersebut akan diserahkan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. "Sembilan nama terpilih Ketua dan Anggota Komite BPH Migas diajukan ke pimpinan DPR untuk diserahkan ke Presiden," ungkapnya.
Seperti diketahui, Komisi VII DPR RI telah melakukan proses Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) terhadap calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas periode 2021-2025 dengan total 17 calon anggota yang awalnya terdapat 18 calon. Namun, satu calon yang sedianya akan mengikuti fit and proper test tutup usia yakni Ferdy Novianto. Proses ini berlangsung selama tiga hari pada 28-30 Juni 2021.
Eddy berharap Ketua dan Anggota BPH Migas terpilih dapat menyelesaikan berbagai macam persoalan dan tantangan di sektor hilir migas. Di antaranya dengan mempercepat progres pembangunan infrastruktur gas bumi dan mengimplementasikan kebijakan BBM satu harga di wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal).
"Lalu, dapat mereduksi penggunaan bahan bakar seperti premium dan pertalite dengan penggunaan BBM berkualitas. Kemudian dapat menjawab tantangan zaman dimana dunia saat ini dalam proses transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan. Harapan kami dari Komisi VII DPR RI terhadap BPH Migas kedepannya dapat semakin maksimal dalam bekerja dan menjawab isu-isu tersebut," tuturnya.
Setelah penetapan sembilan nama terpilih Ketua dan Anggota Komite BPH Migas tersebut maka proses selanjutnya adalah daftar nama terpilih tersebut akan diserahkan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. "Sembilan nama terpilih Ketua dan Anggota Komite BPH Migas diajukan ke pimpinan DPR untuk diserahkan ke Presiden," ungkapnya.
Seperti diketahui, Komisi VII DPR RI telah melakukan proses Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) terhadap calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas periode 2021-2025 dengan total 17 calon anggota yang awalnya terdapat 18 calon. Namun, satu calon yang sedianya akan mengikuti fit and proper test tutup usia yakni Ferdy Novianto. Proses ini berlangsung selama tiga hari pada 28-30 Juni 2021.
(ind)
Lihat Juga :