Resmi! PT Taman Wisata Candi Akan Kelola TMII Selama 25 Tahun

Kamis, 01 Juli 2021 - 18:05 WIB
loading...
Resmi! PT Taman Wisata...
Pengunjung berwisata di anjungan Provinsi Sumatera Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Foto/Dok SINDOphoto/Adam Erlangga
A A A
JAKARTA - Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) bersama dengan PT Taman Wisata Candi (PT TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) pada hari ini telah melakukan penandatanganan kerja sama pemanfaatan (KSP). Hal tersebut sekaligus secara resmi menandai pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke depan dilakukan oleh PT TWC.

Penandatangan perjanjian KSP TMII tersebut dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama dan Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono.

Dimana hal tersebut disaksikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo dan perwakilan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Pemilihan PT TWC sebagai Mitra KSP TMII dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan. Salah satu pertimbangannya bahwa PT TWC merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pengembangan pariwisata.

Baca juga: Erick Sebut Indonesia Bisa Punya Seperempat Jumlah Unicorn China

Dalam perjanjian KSP tersebut ditegaskan bahwa Pengelolaan TMII oleh PT TWC sebagai mitra KSP dilaksanakan dalam jangka waktu 25 tahun terhitung sejak 1 Juli 2021. Dimana dengan kewajiban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berupa kontribusi tetap dan kontribusi berdasarkan proporsi pembagian keuntungan yang telah disepakati. Sehingga pengelolaan TMII ke depan akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pendapatan negara.

Dengan ditandatanganinya kerja sama pemanfaatan ini, Kemensetneg mengharapkan PT TWC melakukan sinergi untuk membangun potensi TMII yang dapat menarik lebih banyak wisatawan.

Termasuk menjadikan masukan atau aspirasi masyarakat yang telah dihimpun oleh Kemensetneg sebagai salah satu dasar dalam pengembangan TMII yang lebih baik kedepannya.

“Bagaimana kita bisa mengembalikan keindahan kebhinekaan Indonesia, kekayaan kebudayaan Indonesia, dan keindahan alamnya Indonesia melalui Taman Mini Indonesia Indah sebagai The Ultimate Showcase of Indonesia,” kata Pratikno, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Terapkan PPKM Darurat, Bansos Akan Disalurkan Lagi

Selama berlangsungnya KSP, TMII tetap menjadi milik Kemensetneg. Sehingga PT TWC tidak boleh mengalihkan atau menjaminkan kepada pihak lain. Di sisi lain PT TWC juga wajib menyampaikan laporan kepada Kemensetneg. “PT TWC wajib menyampaikan laporan-laporan kepada Kemensetneg terkait dengan pelaksanaan pengelolaan Objek KSP,” ujarnya.

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan bahwa PT TWC memiliki visi untuk menjadikan TMII sebagai heritage destination management di tingkat global.

PT TWC akan mentransformasi Taman Mini menjadi Indonesia Opera yang tetap mengangkat keberagaman budaya Indonesia dengan menampilkan sisi yang lebih kekinian, relevan, dan inspiratif.

“PT TWC telah memiliki rencana jangka pendek ataupun jangka panjang, termasuk diantaranya community engagement, cultural entertaintment, education & preservation, tourism dan international events yang akan dilakukan di wajah baru TMII sebagai Indonesia Opera. Melalui kerja sama pemanfaatan TMII, diharapkan tercipta sebuah landmark Indonesia yang juga dapat mengoptimalisasi wisatawan global nantinya,” bebernya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Rekomendasi
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
14 Aktivis Asing yang...
14 Aktivis Asing yang Dibunuh Israel selama 20 Tahun Terakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved