Bidik Energi Bersih 10 GW di 2026, Pertamina NRE Butuh Dana USD12 Miliar
Kamis, 01 Juli 2021 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
Dannif melanjutkan, PNRE juga tengah mengembangkan beberapa inisiatif, antara lain green dan blue hydrogen, serta EV ecosystem yang ditargetkan mencapai 1 GW pada tahun 2026.
Baca juga: Mau Naik Pesawat Harus Sudah Divaksin dan Tunjukkan Surat Negatif Covid-19
Untuk mencapai aspirasi 10 GW pada tahun 2026, PNRE tidak saja mengerjakan proyek EBT di dalam Pertamina Group ataupun di dalam negeri tapi juga menjajaki ekspansi bisnis di luar negeri. "Untuk mencapai aspirasi tersebut, investasi yang dibutuhkan mencapai sekitar USD12 miliar," jelasnya.
Pertamina mendukung target pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada tahun 2030 dan mencapai net zero emission pada tahun 2060.
Salah satu bentuk komitmen Pertamina adalah dengan memenuhi kebutuhan listrik dari pembangkit listrik EBT di wilayah-wilayah kerja Pertamina. Dalam hal ini, PNRE telah melakukan kolaborasi dengan sub-holding lain ataupun afiliasi Pertamina lainnya untuk menyediakan kebutuhan tersebut, antara lain PLTS Badak dengan kapasitas 4 MW serta SPBU Pertamina dengan kapasitas 257 KW. Adapun proyek-proyek EBT yang saat ini sedang berjalan antara lain PLTS Dumai berkapasitas 2 MW dan PLTS Cilacap berkapasitas 2 MW.
Baca juga: Mau Naik Pesawat Harus Sudah Divaksin dan Tunjukkan Surat Negatif Covid-19
Untuk mencapai aspirasi 10 GW pada tahun 2026, PNRE tidak saja mengerjakan proyek EBT di dalam Pertamina Group ataupun di dalam negeri tapi juga menjajaki ekspansi bisnis di luar negeri. "Untuk mencapai aspirasi tersebut, investasi yang dibutuhkan mencapai sekitar USD12 miliar," jelasnya.
Pertamina mendukung target pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada tahun 2030 dan mencapai net zero emission pada tahun 2060.
Salah satu bentuk komitmen Pertamina adalah dengan memenuhi kebutuhan listrik dari pembangkit listrik EBT di wilayah-wilayah kerja Pertamina. Dalam hal ini, PNRE telah melakukan kolaborasi dengan sub-holding lain ataupun afiliasi Pertamina lainnya untuk menyediakan kebutuhan tersebut, antara lain PLTS Badak dengan kapasitas 4 MW serta SPBU Pertamina dengan kapasitas 257 KW. Adapun proyek-proyek EBT yang saat ini sedang berjalan antara lain PLTS Dumai berkapasitas 2 MW dan PLTS Cilacap berkapasitas 2 MW.
(ind)
Lihat Juga :