Besok PPKM Darurat, Tenant Mal Ubah Haluan Jualan Online

Jum'at, 02 Juli 2021 - 22:06 WIB
loading...
Besok PPKM Darurat,...
Suasana di Mal Summarecon, Bekasi. Foto/MPI/Advenia Elisabeth
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mulai besok hingga 20 Juli mendatang. Salah satu ketentuannya adalah terkait penutupan pusat perbelanjaan atau mal.

Hal tersebut tentu saja berdampak kepada para tenant yang menyewa kios atau lapak di dalam mal. Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di Mal Summarecon, Bekasi, tampak gerai para tenant sepi pengunjung.

Menurut salah satu pegawai tenant baju, Lia (20), penutupan operasional Mal Summarecon mengakibatkan penjualan baju yang seharusnya dijual langsung di mal harus beralih pada lapak digital alias penjualan secara online.

“Karena mal ini tutup, jadinya saya diminta untuk jualan online. Lebih enak jualan langsung dibandingkan online. Kalau misalnya jualan di stand booth mal kayak gini kan pasti setiap hari ada saja yang beli. Kalo online belum tentu,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (2/7/2021).

Baca juga: Polri Kerahkan 21.168 Personel Kawal PPKM Darurat di Pulau Jawa-Bali

Menurunnya penjualan tentunya juga berdampak pada penurunan pendapatan. Pasalnya, pendapatan Lia dihitung dari jumlah baju yang dijual. “Kalau jualan online pendapatan saya jadi berkurang. Soalnya gaji saya dihitung dari jumlah baju yang saya jual. Sementara kalau jualan langsung kan lebih mudah menawarkannya,” ungkapnya bersedih.

Sementara itu, nasib serupa juga dialami oleh salah satu pegawai tenant tas kulit, Rudi (25) yang mengungkapkan kepedihannya karena harus menjualkan barang dagangannya secara online. Dia juga menyampaikan bahwa beberapa rekannya ada yang dirumahkan sementara selama mal belum dibuka. “Tas-tas ini mau tidak mau nanti kita jualkan di online. Beberapa rekan saya juga ada yang dirumahkan sementara,” ucapnya.

Rudi menyampaikan dari kebijakan yang diberlakukan dengan merumahkan sementara pada dirinya serta rekan sejawatnya, pihak menejemen tidak memberikan kompensasi atas hal tersebut. Terbukti dari pengalaman saat PSBB tahun lalu yang sempat dia dan rekannya alami.

“Untuk kompensasi dari bos sampai saat ini belum ada infomarsi apa-apa. Tapi hal ini sudah terjadi sebelumnya saat PSBB waktu itu. Kami nggak dapet kompensasi sama sekali. Jadi istilahnya, saya kerja saya digaji,” tambahnya.

Baca juga: Langgar Aturan PPKM Darurat, Mal dan Restoran Terancam Ditutup

Sementara itu, Hastuti (50), pengunjung mal asal Bekasi mengaku tak mempersoalkan keputusan pemerintah menutup operasional mal untuk sementara waktu. Dia pun mendukung hal tersebut sebagai upaya memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Saya sebagai pengunjung mal, kalau malnya ditutup saya mendukung sekali karena bagaimanapun juga kebijakan pemerintah harus kita dukung dengan tujuan yang baik,” katanya.

Mengingat mal ditutup, jika ingin membeli keperluan, Hastuti akan beralih ke warung-warung terdekat maupun e-commerce untuk memenuhi kebutuhan pokok atau pun kebutuhan lainnya.

“Ke mal kan tidak hanya membeli kebutuhan sehari-hari, tapi juga untuk membeli hal lain. Jadi kalau mal tutup, saya akan beli kebutuhan pokok di warung terdekat dan kalau mau beli hal diluar kebutuhan pokok, saya beli secara online,” tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Dulce Cafe by...
Gandeng Dulce Cafe by Elise, DADA Perkuat Ekosistem Apple 3 Condovilla
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Transaksi Meningkat,...
Transaksi Meningkat, Ramadan Momentum Tumbuhnya Bisnis Jualan Online
Kepri Mall Bertransformasi...
Kepri Mall Bertransformasi Jadi K SQUARE, Hadirkan Konsep Lifestyle Baru di Jantung Kota Batam
Konsumsi Masyarakat...
Konsumsi Masyarakat Bakal Ngebut di Peak Season Nataru Bikin Sektor Ritel Pede Menatap 2026
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Razia Pak Ogah di Pusat...
Razia 'Pak Ogah' di Pusat Perbelanjaan Tanah Abang
Mal Ciputra Cibubur...
Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Api Diduga dari Percikan Las
Rekomendasi
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Berita Terkini
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Infografis
Dilanda Kebakaran Hebat,...
Dilanda Kebakaran Hebat, Israel Umumkan Keadaan Darurat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved