Demi Investasi USD300.000, Amtiss Unjuk Gigi di Singapura

loading...
Demi Investasi USD300.000, Amtiss Unjuk Gigi di Singapura
FOTO/IST
JAKARTA - Amtiss berhasil tetap eksis setelah hadir sejak 2015 sebagai perusahaan aplikasi SaaS yang tujuannya mempermudah proses perawatan mesin berat. Mereka memfasilitasi komunikasi yang efisien dan kolaborasi di seluruh tim pemeliharaan dengan berfungsi sebagai pusat platform untuk pelaporan yang cepat dan sangat akurat.

Melalui platform-nya, memungkinkan tim pemeliharaan untuk mendigitalkan alur kerja melalui peralatan real-time. Sehingga meningkatkan produktivitas dengan mengurangi respons, persetujuan, dan pembuat laporan.

Amtiss membantu karyawan melacak konsumsi peralatan dan mengotomatiskan pembuatan jadwal pemeliharaan preventif. Pada gilirannya menyederhanakan perintah kerja dengan memungkinkan mereka memantau dan mengelola inventaris dengan mudah guna mendukung sumber daya dan tuntutan anggaran operasi pemeliharaan.

Baca Juga: Platform e-Commerce Berkolaborasi Dengan Pemda Perkuat Digitalisasi



Melalui program akselerator WingArc, Amtiss bertujuan menyediakan kemampuan analitik data untuk menginformasikan pengambilan keputusan agar klien dapat terus mengoptimalkan praktik bisnis. Mulai April 2021, Amtiss berpartisipasi dalam WingArc Data Empowerment Accelerator (didukung oleh WingArc1st dan Meet Ventures) untuk meningkatkan penawaran produk aplikasi SaaS dengan menggabungkan teknologi data melalui pertolongan dari perusahaan data terbesar di Jepang, dikenali sebagai WingArc1st.

Baca Juga: Erick Thohir Luncurkan Platform Calon Pesaing Google

Melalui Program Akselerator, CEO Amtiss, Ivan Gautama menghabiskan tiga bulan bersama tim manajemen dan teknisi WingArc untuk mengembangkan konsep dan menciptakan teknologi data untuk produk yang baru. Selain pengembangan produk, Meet Ventures (co-organizer akselerator) mempertemukan Ivan Gautama dengan 18 mentor dari Singapura. Mereka terdiri dari profesor universitas, eksekutif tertinggi dari perusahaan terbesar di Singapura, dan investor.

Ketika ditanya tentang Amtiss, patner di Meet Ventures, Farhan Firdaus, menyebutkan, Amtiss meerupakan startup teknologi yang berpotensi dan berkebolehan tinggi di antara startup yang pernah ditemui di Indonesia. Dia yakin Amtiss akan menjadi katalisator dalam transformasi digital untuk industri yang menggunakan mesin berat di Indonesia.

Pada 6 Juli 2021, WingArc dan Meet Ventures akan menyelenggarakan Demo Day di mana Amtiss akan hadir di ruangan online berisi 100 calon investor. Di antaranya, bank investasi, perusahaan modal ventura dari Asia Tenggara dan India yang tertarik untuk menjadi mitra atau investor Amtiss di masa depan. Amtiss juga sedang dipertimbangkan oleh WingArc untuk mendapatkan hibah tunai USD30.000 dan potensi investasi hingga USD300.000.
(nng)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top