Kado Lebaran, PLN Sambungkan Listrik 7 Desa di Riau

Rabu, 27 Mei 2020 - 10:17 WIB
loading...
Kado Lebaran, PLN Sambungkan...
Membangun infrastruktur kelistrikan ke daerah-daerah terpencil memiliki tantangan tersendiri. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Idul Fitri 1441 H terasa berbeda bagi warga tujuh desa di Provinsi Riau. Lampu-lampu penerangan kini menemani warga melewati malam lebaran setelah PLN berhasil menyambungkan listrik ke dusun tersebut.

Tujuh desa tersebut yaitu Desa Batu Sasak di Kabupaten Kampar, Desa Teluk Merbau, Terusan Kempas, Hibrida Jaya, Hibrida Mulia dan Tanjung Simpang di Kabupaten Indragiri Hilir serta Desa Pulau Topang di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Hal ini menjadi kado Idul Fitri dari PLN untuk masyarakat Riau, masyarakat dapat merayakan lebaran dengan nyalanya listrik,” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Daru Tri Tjahjono, Selasa (26/5/2020).

Untuk melistriki 7 desa ini, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) lebih dari 53,35 kilometer sirkit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) lebih dari 52,02 kms dan 24 Unit Gardu Distribusi (Trafo) dengan jumlah Daya 1.525 kiloVolt Ampere.

Daru menjelaskan bahwa membangun infrastruktur kelistrikan ke daerah-daerah terpencil memiliki tantangan tersendiri, khususnya terkait akses jalan untuk mencapai ke lokasi.

“Sesungguhnya melistriki ke pelosok negeri itu merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Kendala geografis yang paling berpengaruh, harus menyeberangi lautan, menelusuri sungai-sungai, melewati jalan yang tidak setapak. Tidak jarang, tiang, kabel dan material listrik lainnya digotong, diangkat, dibawa sendiri oleh Petugas PLN tanpa menggunakan mesin dalam melewati medan yang sulit,” ungkap Daru.

Dalam video conference peyalaan perdana desa berlistrik yang dilaksanakan, Sabtu (23/5), Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan apresiasi atas kerja keras PLN dalam menerangi Provinsi Riau.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Riau mengucapkan banyak terima kasih kepada PLN membuat negeri ini menjadi terang benderang walaupun ditengah pandemik Covid-19,” kata Syamsuar.

Dalam Video Conference tersebut, Gubernur menyapa langsung Kepala Desa Batu Sasak dan Tanjung Simpang yang baru saja teraliri listrik. Banyak manfaat dialiri listrik oleh PLN yang disampaikan oleh para Kepala Desa.

“Saat ini di desa kami sudah terang 24 jam, malam pun anak-anak dapat belajar dan kami bisa punya kulkas untuk membuat batu es untuk dijual,” kata Mardi (45) Sekretaris Desa Batu Sasak Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar.

Warga mengakui lebih hemat memakai listrik dari PLN dari sebelumnya menggunakan genset. “Sebelum memakai PLN, kami menghabiskan uang 300 sampai 400 ribu per bulan hanya untuk beberapa jam saja. Namun, saat ini kami hanya membayar 120an ribu sudah dapat menikmati listrik selama 24 jam” ungkap Edi Indra (54) Kepala Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir.

Selain di Riau, warga Dusun Punik, Desa Batu Dulang, Kecamatan Batu Lanteh, Kabupaten Sumbawa juga merayakan lebaran dengan suasana berbeda oleh 67 kepala keluarga, setelah PLN berhasil menyambungkan listrik ke dusun tersebut.

“Lebaran tahun ini akan menjadikan kenangan yang akan diingat oleh masyarakat dan akan menjadi sejarah bagi Dusun Punik karena akhirnya merdeka dari kegelapan,” ujar Kepala Dusun Punik, Isnaini.

Untuk melistriki Dusun Punik, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 9,2 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 1,097 kms, dan satu buah gardu kapasitas 160 kVA.

Pembangunannya sendiri dimulai sejak bulan Mei 2019. Akses jalan yang rusak, ditambah medan jalan berupa tanjakan dan turunan yang curam menjadikan tantangan tersendiri untuk melistriki dusun yang masyarakatnya mayoritas bermata pencaharian dari hasil perkebunan, khususnya kopi dan kemiri.

"Akses menjadi tantangan, sehingga kita perlu berhati-hati. Medan menuju Dusun Punik itu sangat sulit, ada tanjakan yang sangat curam, kemiringan mencapai 40 derajat dan melewati hutan. Kalau angkut tiang pakai truk harus sangat berhati-hati. Tapi Alhamdulillah, sebelum Idul Fitri sudah selesai sehingga masyarakat bisa merayakan lebaran dengan listrik PLN," tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Rudi Purnomoloka.

Rudi pun berharap dengan masuknya listrik ke Dusun Punik tidak hanya memberikan penerangan tetapi juga dapat menggerakan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan adanya listrik, usaha pengolahan kemiri masyarakat dapat berkembang, atau mungkin muncul usaha-usaha baru,” tutup Rudi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
Rekomendasi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved