Ada PPKM Darurat, Intip Skenario Pertumbuhan Ekonomi dari Sri Mulyani
Rabu, 07 Juli 2021 - 12:52 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani menyiapkan sejumlah skenario pertumbuhan ekonomi seiring berjalannya PPKM Darurat. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyiapkan skenario pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2021 terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.
Sri Mulyani mengatakan, skenario optimisnya pada kuartal II/2021 pertumbuhan ekonomi masih bisa melampaui 7%. Hal ini dengan melihat berbagai indikator ekonomi yang positif pada April hingga pertengahan Juni lalu.
Baca Juga: Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Semester I Bisa Capai 3,3%
"Pertumbuhan ini bisa terjadi jika penyebaran kasus Covid-19 bisa dikendalikan dengan cepat, dan tergantung kepada disiplin protokol kesehatan masyarakat," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (7/7/2021).
Sri Mulyani optimis pertumbuhan ekonomi tetap bisa di atas 7% di kuartal II kendari PPKM tengah berjalan. Dia berharap pada minggu ke-3-4 Juni pelaksanaan PPKM tetap tidak banyak mempengaruhi sehingga pertumbuhan ekonomi masih bertahan di atas 7%.
Sementara, pada kuartal III dan IV/2021, skenario pertumbuhannya sangat bergantung pada kesuksesan PPKM Darurat. Dalam hal ini mobilitas harus bisa diturunkan untuk mencegah penularan dan seberapa lama PPKM tersebut digulirkan.
Baca Juga: Cengkeraman Taliban Meluas, 1.000 Tentara Afghanistan Kabur ke Tajikistan
Dalam skenario berat, kata Sri Mulyani, pemerintah harus melakukan penurunan mobilitas sampai 50%. Kemudian, kebijakan PPKM Darurat bisa berakhir pada Agustus sebelum normalisasi baru bisa kembali terjadi.
"Dengan skenario tersebut, maka pertumbuhan ekonomi kuartal III/2021 diperkirakan bisa mencapai 4% dan di kuartal IV/2021 4,6%," tandasnya.
Sri Mulyani mengatakan, skenario optimisnya pada kuartal II/2021 pertumbuhan ekonomi masih bisa melampaui 7%. Hal ini dengan melihat berbagai indikator ekonomi yang positif pada April hingga pertengahan Juni lalu.
Baca Juga: Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Semester I Bisa Capai 3,3%
"Pertumbuhan ini bisa terjadi jika penyebaran kasus Covid-19 bisa dikendalikan dengan cepat, dan tergantung kepada disiplin protokol kesehatan masyarakat," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (7/7/2021).
Sri Mulyani optimis pertumbuhan ekonomi tetap bisa di atas 7% di kuartal II kendari PPKM tengah berjalan. Dia berharap pada minggu ke-3-4 Juni pelaksanaan PPKM tetap tidak banyak mempengaruhi sehingga pertumbuhan ekonomi masih bertahan di atas 7%.
Sementara, pada kuartal III dan IV/2021, skenario pertumbuhannya sangat bergantung pada kesuksesan PPKM Darurat. Dalam hal ini mobilitas harus bisa diturunkan untuk mencegah penularan dan seberapa lama PPKM tersebut digulirkan.
Baca Juga: Cengkeraman Taliban Meluas, 1.000 Tentara Afghanistan Kabur ke Tajikistan
Dalam skenario berat, kata Sri Mulyani, pemerintah harus melakukan penurunan mobilitas sampai 50%. Kemudian, kebijakan PPKM Darurat bisa berakhir pada Agustus sebelum normalisasi baru bisa kembali terjadi.
"Dengan skenario tersebut, maka pertumbuhan ekonomi kuartal III/2021 diperkirakan bisa mencapai 4% dan di kuartal IV/2021 4,6%," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :