Gudang Garam Tepis Kabar Akuisisi oleh Japan Tobacco

Kamis, 08 Juli 2021 - 17:29 WIB
loading...
Gudang Garam Tepis Kabar...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan mengenai akuisisi dengan Japan Tobacco. Pernyataan ini sekaligus menjawab isu yang beredar dalam beberapa waktu terakhir terkait isu akuisisi itu.

Hal ini disampaikan manajemen Gudang Garam dalam surat dengan Nomor: S-04610/BEO.PP3/07/2021 yang berisikan penegasan tidak adanya pembicaraan akuisisi Perseroan dengan Japan Tobacco.

"Dengan ini kami informasikan bahwa sampai dengan tanggal surat penjelasan ini disampaikan, tidak terdapat pembicaraan mengenai merger dan akuisisi (M&A) antara perseroan dengan Japan tobacco atau perusahaan asing lainnya," ujar Corporate Secretary Gudang Garam, Heru Budiman, dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (8/7/2021).

Baca juga:Update Covid-19: Positif 2.417.788 Orang, 1.994.573 Sembuh dan 63.760 Meninggal

Heru juga menyampaikan bahwa pemberitaan tersebut di atas tidak memiliki dampak terhadap perseroan, baik dari segi hukum, keuangan, dan kegiatan operasional.

Sebelumnya, riset yang dipublikasikan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia menyampaikan bahwa pelaku pasar tengah ramai membicarakan potensi GGRM menjadi subjek merger dan akuisisi oleh perusahaan asing.

Selain itu, Gudang Garam dan Japan Tobacco pernah memiliki hubungan yang baik, ketika pada 4 Agustus 2017 perusahaan asal Jepang itu membeli anak perusahaan Gudang Garam, PT Karyadibya Mahardhika (KDM) dan distributornya PT Surya Mustika Nusantara (SMN) senilai USD677 juta atau saat itu setara Rp9,02 triliun.

Baca juga:Penaltinya Sempat Ditepis, Harry Kane Lega Timnas Inggris Raih Kemenangan

Dilihat melalui RTI, pada perdagangan hari ini saham GGRM mengalami penurunan sebesar Rp275 atau 0,67% ke Rp40.575 per lembar saham. Selama sebulan terakhir saham GGRM naik 20,76% dan secara year to date turun 1,04%.

Frekuensi perdagangan saham GGRM mencapai 8.190 kali dengan 4,85 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp200,34 miliar. Price Earning Ratio (PER) 11,17 dan market cap sebesar Rp78,07 triliun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Usulan Bikin Rokok Murah...
Usulan Bikin Rokok Murah Khusus Warga Miskin Disebut Sesat Nalar
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Cukai Hasil Tembakau...
Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan Disambut Pelaku Usaha IHT
Industri Kretek Terancam,...
Industri Kretek Terancam, P3M Usulkan Transisi Regulasi Bertahap
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Rekomendasi
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet TerbaikĀ 
Berita Terkini
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved