BUMN Tetap Berdarah-darah Meski Disuntik Dana Segar, Apa Pasal?
Kamis, 08 Juli 2021 - 22:31 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR, Nusron Wahid menilai, meskipun mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN ), BUMN tetap terbebani dengan sejumlah penugasan dari pemerintah. Menurut dia, perseroan negara akan bisa untung jika melakukan aksi korporasi yang murni bisnis.
"Saya paham betul kalau teman-teman BUMN dikasih kesempatan memilih, mereka lebih setuju dan senang pendekatan bisnis murni, tidak mau melaksanakan PMN penugasan," ujarnya saat rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Kamis (8/7/2021).
Baca juga: Total PMN BUMN Usulan Erick Thohir Capai Rp106 Triliun, Ini Rinciannya
Dia menyebut, penugasan pemerintah seharusnya jangan dibebankan kepada BUMN, melainkan menjadi tanggung jawab kementerian teknis. Nusron menilai tak perlu menjadi investor, melainkan cukup sebagai kontraktor dalam setiap penugasan pemerintah.
"Ini seharusnya lebih masuk dan lebih simpel seandainya proyek (penugasan) ini dilakukan dalam bentuk pendekatan proyek pemerintah seperti dilakukan Kementerian PUPR atau kementerian lain," tukasnya.
"Saya paham betul kalau teman-teman BUMN dikasih kesempatan memilih, mereka lebih setuju dan senang pendekatan bisnis murni, tidak mau melaksanakan PMN penugasan," ujarnya saat rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Kamis (8/7/2021).
Baca juga: Total PMN BUMN Usulan Erick Thohir Capai Rp106 Triliun, Ini Rinciannya
Dia menyebut, penugasan pemerintah seharusnya jangan dibebankan kepada BUMN, melainkan menjadi tanggung jawab kementerian teknis. Nusron menilai tak perlu menjadi investor, melainkan cukup sebagai kontraktor dalam setiap penugasan pemerintah.
"Ini seharusnya lebih masuk dan lebih simpel seandainya proyek (penugasan) ini dilakukan dalam bentuk pendekatan proyek pemerintah seperti dilakukan Kementerian PUPR atau kementerian lain," tukasnya.
Lihat Juga :