Kinerja Emiten Kuartal II Bisa Genjot IHSG ke Level 6.200
Jum'at, 09 Juli 2021 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
PPKM Darurat tentunya akan berdampak kepada permintaan akan barang dan jasa. Karena itu, ekonom Mirae Asset Sekuritas memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini akan berada di level 4,15%, di bawah target pemerintah 4,5%-5,3%. Meskipun terdapat risiko dari Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi yang melambat tersebut, Tim Investment Information Mirae Asset Sekuritas masih menilai ada sektor-sektor yang dapat dijadikan pilihan bagi investor untuk bertransaksi saham pada Juli ini, yaitu sektor konsumen primer, kesehatan, dan infrastruktur.
Emiten perunggasan dan pakan ternak di sektor konsumen primer yang menjadi pilihan yaitu PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN). Kemudian saham pilihan di di sektor kesehatan ada operator rumah sakit serta laboratorium yaitu PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).
Saham pilihan di sektor infrastruktur adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indosat Tbk (ISAT). Lalu ada beberapa saham pilihan lain yang juga layak dicermati yaitu PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
“Bisnis khususnya untuk empat emiten tersebut yaitu BBTN, ERAA, AKRA, dan INDF diprediksi akan terus membaik dan meningkat pada semester II/2021,” ujar Martha.
Hingga akhir semester pertama tahun ini, Mirae Asset Sekuritas tetap kokoh di peringkat pertama perusahaan efek dengan nilai transaksi saham terbesar di Bursa Efek Indonesia. Mirae Asset Sekuritas membukukan total transaksi Rp365,88 triliun dengan pangsa pasar 11,37% sepanjang semester I/2021. Salah satu penunjang nilai transaksi itu sepanjang semester I/2021 adalah kompetisi transaksi saham dengan hadiah terbesar yang digelar perusahaan yaitu HOTS Championship Season 4.
Emiten perunggasan dan pakan ternak di sektor konsumen primer yang menjadi pilihan yaitu PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN). Kemudian saham pilihan di di sektor kesehatan ada operator rumah sakit serta laboratorium yaitu PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).
Saham pilihan di sektor infrastruktur adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indosat Tbk (ISAT). Lalu ada beberapa saham pilihan lain yang juga layak dicermati yaitu PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
“Bisnis khususnya untuk empat emiten tersebut yaitu BBTN, ERAA, AKRA, dan INDF diprediksi akan terus membaik dan meningkat pada semester II/2021,” ujar Martha.
Hingga akhir semester pertama tahun ini, Mirae Asset Sekuritas tetap kokoh di peringkat pertama perusahaan efek dengan nilai transaksi saham terbesar di Bursa Efek Indonesia. Mirae Asset Sekuritas membukukan total transaksi Rp365,88 triliun dengan pangsa pasar 11,37% sepanjang semester I/2021. Salah satu penunjang nilai transaksi itu sepanjang semester I/2021 adalah kompetisi transaksi saham dengan hadiah terbesar yang digelar perusahaan yaitu HOTS Championship Season 4.
Lihat Juga :