Kementerian ESDM Dorong Bio-CNG Sebagai Pengganti LPG
Jum'at, 09 Juli 2021 - 22:45 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM mendorong pengembangan biogas menjadi Biomethane-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) dalam skala komersial sebagai bahan bakar transportasi dan difungsikan sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk industri. Pengembangan Bio-CNG ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kontribusi energi baru dan terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional.
Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Andriah Feby Misna mengutarakan, Bio-CNG ini merupakan pemurnian biogas (pure methene) dengan memisahkan komponen karbon dioksida (CO2) dan karbontetraoksida (CO4) serta menghilangkan komponen gas imperitis lainnya untuk menghasilkan gas metan dengan kadar di atas 95%.
"Karakteristik dari biometan ini menyerupai dengan CNG," ujarnya pada webinar Pemanfaatan Biogas untuk Sektor Non-Kelistrikan di Indonesia, Kamis (8/7/2021).
Baca juga: Pertamina Siapkan 56.000 Paket Konversi LPG untuk Nelayan Tahun Ini
Menurut Feby, sebagai negara penghasil minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan sumber daya alam, Indonesia memiliki potensi besar untuk memanfaatkan limbah CPO, limbah pertanian, dan peternakan menjadi biogas serta biomethane.
Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Andriah Feby Misna mengutarakan, Bio-CNG ini merupakan pemurnian biogas (pure methene) dengan memisahkan komponen karbon dioksida (CO2) dan karbontetraoksida (CO4) serta menghilangkan komponen gas imperitis lainnya untuk menghasilkan gas metan dengan kadar di atas 95%.
"Karakteristik dari biometan ini menyerupai dengan CNG," ujarnya pada webinar Pemanfaatan Biogas untuk Sektor Non-Kelistrikan di Indonesia, Kamis (8/7/2021).
Baca juga: Pertamina Siapkan 56.000 Paket Konversi LPG untuk Nelayan Tahun Ini
Menurut Feby, sebagai negara penghasil minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan sumber daya alam, Indonesia memiliki potensi besar untuk memanfaatkan limbah CPO, limbah pertanian, dan peternakan menjadi biogas serta biomethane.
Lihat Juga :