Indonesia Turun Kelas Setara Samoa, Ini PR yang Harus Dikejar

Sabtu, 10 Juli 2021 - 17:00 WIB
loading...
Indonesia Turun Kelas...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Harapan Indonesia untuk menjadi negara maju nampaknya meredup sementara. Pasalnya, ekonomi Indonesia kini malah turun kelas ke negara berpendapatan menengah bawah setara Samoa.

World Bank mencatat bahwa tahun lalu Indonesia memang berada di level atas untuk negara berpendapatan menengah dengan Gross Nasional Income (GNI) atau pendapatan nasional bruto sebesar USD 4.050 per kapita.

Baca Juga: Ekonomi RI Turun Kelas Setara Samoa, Begini Komentar Pemerintah!

Namun, tahun ini GNI Indonesia hanya sebesar USD 3.979 per kapita, seiring dengan resesi ekonomi yang terjadi sepanjang 2020. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu dilakukan Indonesia supaya naik kelas.

"Yang pertama, fokus lakukan transformasi struktural, khususnya ke penguatan industri manufaktur yang menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja yang berkualitas," ujar Bhima kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Sabtu(10/7/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga: RI–Australia Tingkatkan Upaya Atasi Tantangan Ekonomi Dampak Covid-19

Selanjutnya kedua, integrasikan perkembangan digital untuk mensupport manufaktur dan pertanian.
"Sekarang terlihat ga nyambung fokus industrinya ke barat, teknologinya ke timur akhirnya banjir impor barang jadi lewat e-commerce," tambah Bhima. Hal ketiga yang penting, lanjut dia, adalah mendorong inovasi dan upgrade kualitas pendidikan. "Terakhir, perkuat jaring perlindungan sosial agar no one is left behind, tidak ada yang tertinggal dalam proses mencapai negara maju," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved