Indonesia Turun Kelas, Gara-gara Ini Sempat Stagnan di Level Menengah

Selasa, 13 Juli 2021 - 17:38 WIB
loading...
A A A
Dari data tersebut, Ahmad menerangkan bahwa sektor industri memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Jadi kalau dilihat trennya, ketika sektor industri tumbuh cukup tinggi maka pertumbuhan ekonominya juga akan tumbuh tinggi. Begitupun sebaliknya jika sektor industri melambat maka pertumbujan ekonominya pun akan ikut melambat,” ucapnya.

Artinya, sektor industri ini memiliki peran sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi karena kontribusinya masih besar yakni 19,7 persen terhadap PDB.

“Maka dari itu penting untuk memperkuat struktur industri dengan membangun keterkaitan dari hulu ke hilir maupun menjaga industri dalam negeri,” terang dia.

Kemudian, faktor lain yang menyebabkan Indonesia masih bertahan dalam zona kelas menengah yaitu dari struktur ekonomi selama dua dekade terakhir dimana sektor tersier (jasa-jasa) semakin mendominasi terhadap ekonomi namun belum didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang memumpuni.

Faktor berikutnya, dari sisi dukungan investasi masih minim terhadap pertumbuhan industri. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun 2020, investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanapan modal dalam negeri (PMDN) trennya meningkat dari tahun ke tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Rekomendasi
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved