Indonesia Turun Kelas, Gara-gara Ini Sempat Stagnan di Level Menengah
Selasa, 13 Juli 2021 - 17:38 WIB
loading...
A
A
A
Namun ternyata pertumbuhan industrinya di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Artinya, belum ada suntikan investasi untuk sektor industri.
Baca Juga: Indonesia Turun Kelas Setara Samoa, Ini PR yang Harus Dikejar
Demikian juga pada tenaga kerja, dimana investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanapan modal dalam negeri (PMDN) terus meningkat, namun tren tenaga kerjanya justru melambat.
“Hal ini dikarenakan sektor tersier (jasa-jasa) yang menjadi sasaran empuk untuk investasi saat ini. Dimana sektor-sektor itu relatif lebih kedap terhadap penyerapan tenaga kerja. Atau kalaupun ada tenaga kerja yang membutuhkan disektor tersier, tentunya tenaga kerja yang dibutuhkan adalah tenaga kerja yang memiliki keahlian yang spesifik,” jelas dia.
Ahmad menyebut, hal inilah yang menjadikan adanya fenomena ketimpangan dan menjadi faktor mengapa Indonesia masih terjebak dalam kelas menengah.
Baca Juga: Indonesia Turun Kelas Setara Samoa, Ini PR yang Harus Dikejar
Demikian juga pada tenaga kerja, dimana investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanapan modal dalam negeri (PMDN) terus meningkat, namun tren tenaga kerjanya justru melambat.
“Hal ini dikarenakan sektor tersier (jasa-jasa) yang menjadi sasaran empuk untuk investasi saat ini. Dimana sektor-sektor itu relatif lebih kedap terhadap penyerapan tenaga kerja. Atau kalaupun ada tenaga kerja yang membutuhkan disektor tersier, tentunya tenaga kerja yang dibutuhkan adalah tenaga kerja yang memiliki keahlian yang spesifik,” jelas dia.
Ahmad menyebut, hal inilah yang menjadikan adanya fenomena ketimpangan dan menjadi faktor mengapa Indonesia masih terjebak dalam kelas menengah.
(akr)
Lihat Juga :