Demi Kebaikan Jangka Panjang, PPKM Darurat Harus Diperpanjang
Rabu, 14 Juli 2021 - 13:37 WIB
loading...
Suasana di pos penyekatan PPKM Darurat Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (14/7/21). Foto/MPI/Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan opsi untuk memperpanjang penerapan PPKM Darurat hingga enam pekan. Adapun pemerintah juga telah memperhitungkan dampak dari PPKM Darurat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Mino, mengatakan, perpanjangan PPKM Darurat menjadi salah satu opsi yang terpaksa harus dipilih pemerintah. Pasalnya, lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir yang bahkan menembus rekor memicu kekhawatiran.
Baca juga: Kemenag: Salat Idul Adha Ditiadakan di Wilayah PPKM Darurat
“Penambahan kasus yang cukup tinggi ini bahkan beberapa kali rekor, ini membuat kekhawatiran pemerintah dan juga menimbulkan wacana PPKM Darurat ditambah menjadi enam minggu. Nah, ini memang langkah yang boleh dibilang mau tidak mau harus diambil, karena kasusnya kan masih cukup tinggi,” tuturnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (14/7/2021).
Menurut dia, jika nanti kebijakan tersebut jadi diambil, tentu diperkirakan akan berdampak sangat negatif bagi ekonomi. “Kalau pun harus diperpanjang, memang ya mungkin kita harus berkorban dalam jangka pendek untuk kebaikan jangka panjang. Tentunya walaupun dari sisi ekonomi dampaknya sangat negatif,” ungkapnya.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Mino, mengatakan, perpanjangan PPKM Darurat menjadi salah satu opsi yang terpaksa harus dipilih pemerintah. Pasalnya, lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir yang bahkan menembus rekor memicu kekhawatiran.
Baca juga: Kemenag: Salat Idul Adha Ditiadakan di Wilayah PPKM Darurat
“Penambahan kasus yang cukup tinggi ini bahkan beberapa kali rekor, ini membuat kekhawatiran pemerintah dan juga menimbulkan wacana PPKM Darurat ditambah menjadi enam minggu. Nah, ini memang langkah yang boleh dibilang mau tidak mau harus diambil, karena kasusnya kan masih cukup tinggi,” tuturnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (14/7/2021).
Menurut dia, jika nanti kebijakan tersebut jadi diambil, tentu diperkirakan akan berdampak sangat negatif bagi ekonomi. “Kalau pun harus diperpanjang, memang ya mungkin kita harus berkorban dalam jangka pendek untuk kebaikan jangka panjang. Tentunya walaupun dari sisi ekonomi dampaknya sangat negatif,” ungkapnya.
Lihat Juga :