IHSG Berpotensi Reli di 6.020-6.084, Cermati Saham Berikut Ini

Jum'at, 16 Juli 2021 - 08:21 WIB
loading...
IHSG Berpotensi Reli...
IHSG berpotensi menguat hari ini. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan atau reli pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks diperkirakan akan berada pada kisaran 6.020-6.084.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan yang berhasil rebound tepat di level support Moving Average 50 hari secara teknikal mendorong arah pergerakan IHSG yang cenderung positif melanjutkan bullish trend jangka panjang dan menguji resistance upper bollinger bands.

"Indikator stochastic dan RSI mulai terlihat menjenuh dari momentum bearish-nya memberikan indikasi adanya peluang lanjutan penguatan di akhir pekan. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support resistance 6.020-6.084," ungkap Lanjar dalam risetnya, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Seharian Parkir di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.046

Dia pun lantas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati secara teknikal pada hari ini, diantaranya ASII, BBCA, BBNI, BBRI, BBTN, BFIN, BMRI, BSDE, CTRA, PGAS.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 67,54 poin atau 1,13 persen ke level 6.046 setelah bergerak menguat sejak awal sesi perdagangan. IHSG membalikan kerugian yang terjadi pada perdagangan sebelumnya akibat aksi jual investor yang kehilangan sedikit kepercayaan investasinya ditengah badai kasus covid-19 di Indonesia.

Saham-saham perbankan berhasil mendorong IHSG hingga menguat sepersen dimana saham BBCA (+2,1%), BBRI (+2,7%), BMRI (+3,1%) dan ARTO (+3,8%) naik optimis dan menjadi leader penguatan.

Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp555,34 miliar. Data neraca perdagangan alami penurunan surplus di bulan Juni 2021 sebesar USD1,32 miliar jika dibandingkan bulan sebelumnya sebesar USD2,37 miliar sehingga total surplus neraca perdagangan semester 1 2021 mencapai USD11,86 miliar.

Kenaikan tertinggi terjadi pada ekspor sektor pertanian mencapai 33%, disusul migas 27,23%, pertambangan 11,75%, dan industri pengolahan 7,34%. Sedangkan dibandingkan Juni 2020, kenaikan ekspor tertinggi terjadi pada sektor migas mencapai 117,15%, disusul pertambangan 92,8%, industri pengolahan 45,92%, dan pertanian 33,04%.

Baca juga: Neraca Perdagangan RI Surplus 14 Bulan Beruntun, Ekonomi Mulai Pulih?

Sementara itu, Bursa Saham Asia ditutup bervariasi dimana pelemahan di pimpin oleh indeks saham Jepang dengan indeks Nikkei (-1,15%) dan TOPIX (-1,20%) turun lebih dari sepersen sedangkan indeks saham Tiongkok dan Hongkong alami penguatan dengan indeks CSI300 (+1,35%) dan HangSeng (+0,75%) yang naik rata-rata sepersen.

Bursa saham di China optimis ditengah data Pertumbuhan kuartal kedua China sebagian besar melambat sejalan dengan ekspektasi bahkan ketika peningkatan dalam belanja konsumen menunjukkan pemulihan yang lebih seimbang.

Bursa Eropa membuka perdagangan dengan pesimistis melemah. Indeks FTSE (-0,97%), DAX (-1,18%) dan CAC40 (-0,98%) turun sepersen diawal sesi perdagangan mengiringi pelemahan indeks berjangka AS karena investor menilai perlambatan pertumbuhan di China akan menjadi katalis negatif.

Pound Inggris naik setelah pembuat kebijakan Bank of England mengatakan penarikan stimulus mungkin tepat segera. Selanjutnya investor akan terfokus pada hasil keputusan tingkat suku bunga Bank of Japan di hari Jumat.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Berita Terkini
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved