PPKM Darurat Diperpanjang, Bansos Tidak Cukup Buat Hidup Sebulan
Jum'at, 16 Juli 2021 - 19:08 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menandaskan bahwa bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah Rp300.000 sebulan tidak cukup untuk menanggung beban selama PPKM Darurat.
"Jelas bansos tidak cukup jika bantuan hanya Rp300.000 per bulan per keluarga penerima. Ini artinya dalam situasi krisis, nominal bansos tidak beda jauh dengan kondisi normal," tandas dia saat dihubungi MNC News Portal Indonesia, Jumat (16/07/2021).
Baca Juga: Menakar Risiko Ekonomi Bila PPKM Darurat Diperpanjang
Menurut dia harus ada tambahan ekstra untuk perlindungan sosial dimasa krisis. Ia pun mengusulkan bansos ditambah jadi Rp1 juta sebulan. "Kalau boleh usul untuk bansos tunai minimal Rp1 juta per keluarga per bulan," kata dia.
Dia memastikan bahwa PPKM Darurat akan memukul perekonomian lebih mendalam lagi dan berdampak kepada banyak sektor khususnya yang berkaitan dengan mobilitas masyarakat seperti retail, transportasi, perhotelan dan restoran. Disamping itu dirinya mengatakan kondisi pada saat ini di masa ppkm terdapat sejumlah perusahaan yang mengajukan penundaan bayar hutang dan bahkan mengajukan pailit diprediksi meningkat pada kuartal ketiga.
"Jelas bansos tidak cukup jika bantuan hanya Rp300.000 per bulan per keluarga penerima. Ini artinya dalam situasi krisis, nominal bansos tidak beda jauh dengan kondisi normal," tandas dia saat dihubungi MNC News Portal Indonesia, Jumat (16/07/2021).
Baca Juga: Menakar Risiko Ekonomi Bila PPKM Darurat Diperpanjang
Menurut dia harus ada tambahan ekstra untuk perlindungan sosial dimasa krisis. Ia pun mengusulkan bansos ditambah jadi Rp1 juta sebulan. "Kalau boleh usul untuk bansos tunai minimal Rp1 juta per keluarga per bulan," kata dia.
Dia memastikan bahwa PPKM Darurat akan memukul perekonomian lebih mendalam lagi dan berdampak kepada banyak sektor khususnya yang berkaitan dengan mobilitas masyarakat seperti retail, transportasi, perhotelan dan restoran. Disamping itu dirinya mengatakan kondisi pada saat ini di masa ppkm terdapat sejumlah perusahaan yang mengajukan penundaan bayar hutang dan bahkan mengajukan pailit diprediksi meningkat pada kuartal ketiga.
Lihat Juga :