Facebook Jadi 'Pesaing' Baru Bank Indonesia, Kok Bisa?

Sabtu, 17 Juli 2021 - 17:00 WIB
loading...
Facebook Jadi Pesaing...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang berimbas pada perekonomian di seluruh negara menjadi momentum perubahan perilaku masyarakat ke arah digital. Salah satunya adalah sistem ekonomi digital.

Seiring dengan masifnya perkembangan teknologi, digitalisasi membawa manusia ke arah disrupsi di berbagai hal. Di sisi lain juga mendatangkan keuntungan dalam aktivitas baru yang lebih cepat, mudah, di mana saja dan tanpa batas waktu, termasuk dalam urusan bisnis dan cara bertransaksi.

Tantangan inilah yang kemudian dijawab oleh Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral di Tanah Air. "Digital disruption mengubah cara bertransaksi, perdagangan dan sistem ekonomi secara umum. Dan ini akan mempengaruhi segala hal," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, dalam webinar PPM School of Management, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: BI Bilang Utang Luar Negeri Tetap Sehat: 37,6% dari PDB

Sistem ekonomi digital tidak hanya berbicara ihwal perubahan cara bertransaksi ataupun berdagang, namun juga peluang munculnya pemain bisnis baru, sebuah model bisnis yang tidak ada di era konvensional. "Pemain baru di sini bukan hanya pemain di dunia bisnis, bahkan pesaing bank sentral pun sudah ada," ungkapnya.

Bank Indonesia memahami banyak kompetitor dalam bisnis bank sentral. Erwin melihat hal itu dengan mengambil contoh mata uang kripto atau cryptocurrency dan uang digital media sosial (contohnya mata uang digital Libra dari Facebook). "Siapa yang pernah berfikir bahwa bank sentral dapat pesaing dari media sosial. Jadi disrupsi itu nyata, bahkan untuk bank sentral," ujarnya.

Baca juga: Saingi Instagram, Facebook, dan WhatsApp, Jumlah Unduhan TikTok Tembus 3 Miliar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Rekomendasi
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved