Industri Dalam Negeri Masih Ekspansi, Ini Buktinya!
Senin, 19 Juli 2021 - 03:33 WIB
loading...
A
A
A
Impor barang modal yang naik paling tinggi pada Juni 2021 adalah mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) serta mesin dan peralatan mekanis (HS 84). Sedangkan, bahan baku/penolong yang meningkat paling tinggi adalah besi dan baja (HS 72), plastik dan barang dari plastik (HS 39), dan bahan kimia organik (HS 29).
Sementara itu, impor barang konsumsi naik 16,92% MoM. Serealia (HS 10), perangkat optik (HS 90), produk farmasi (HS 30), serta gula dan kembang gula (17) berkontribusi terhadap peningkatan tersebut.
"Kenaikan impor produk farmasi ini terutama disebabkan oleh kedatangan vaksin Covid-19 ke Indonesia sebagai langkah antisipatif pemerintah menekan penyebaran Covid-19," jelas Mendag Lutfi.
Jika melihat dari negara asal impor Indonesia pada Juni 2021, China masih menjadi negara asal impor terbesar dengan nilai mencapai USD4,78 miliar atau 27,78% dari total impor Indonesia. Nilai impor tersebut juga meningkat sebesar 16,84% MoM.
Baca Juga: Indonesia Masih Lahap Barang Impor dari China
Sementara itu, impor barang konsumsi naik 16,92% MoM. Serealia (HS 10), perangkat optik (HS 90), produk farmasi (HS 30), serta gula dan kembang gula (17) berkontribusi terhadap peningkatan tersebut.
"Kenaikan impor produk farmasi ini terutama disebabkan oleh kedatangan vaksin Covid-19 ke Indonesia sebagai langkah antisipatif pemerintah menekan penyebaran Covid-19," jelas Mendag Lutfi.
Jika melihat dari negara asal impor Indonesia pada Juni 2021, China masih menjadi negara asal impor terbesar dengan nilai mencapai USD4,78 miliar atau 27,78% dari total impor Indonesia. Nilai impor tersebut juga meningkat sebesar 16,84% MoM.
Baca Juga: Indonesia Masih Lahap Barang Impor dari China
Lihat Juga :