Vaksinasi Berbayar Sudah Dibatalkan, Ini Langkah Erick Thohir

Senin, 19 Juli 2021 - 20:10 WIB
loading...
Vaksinasi Berbayar Sudah...
Foto/ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menanggapi pembatalan vaksinasi gotong royong individu yang sudah diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pembatalan program herd immunity itu disampaikan Kepala Negara pada Jumat (16/7) kemarin.

Erick menyebut, meski vaksinasi gotong royong individu yang rencananya digelar oleh PT Kimia Farma Tbk sudah dibatalkan, namun pelaksanaan vaksinasi berbayar itu masih terus difasilitasi pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk karyawan perusahaan swasta atau badan usaha. Saat ini, pemerintah sudah mendatangkan 1.408.000 vaksin Sinopharm yang digunakan oleh vaksin gotong royong.

Baca juga:Berkas Perkara Rampung, Kasus RJ Lino Segera Masuk Persidangan

"Saya rasa jelas program vaksin pemerintah itu, nanti Pak Budi (Menteri Kesehatan) menambahkan, tapi kami yang gotong royong jalan terus, dan kita bersama Kadin akan bekerja sama. Sekarang dari 1,4 juta sudah ter-deliver dan itu mayoritas swasta," ujar saat ditemui di kawasan Asrama Haji, Senin (19/7/2021).

Mantan Bos Inter Milan itu mengungkap, percepatan vaksinasi nasional tetap menjadi prioritas pemerintah. Melalui holding BUMN farmasi, pemerintah menggandeng sejumlah pihak untuk mengakselerasi pemulihan akibat masifnya penyebaran Covid-19.

"Jadi yang saya tekankan, tidak mungkin dengan pembangunan ekosistem sama-sama ini, BUMN berdiri sebagai menara gading. Tak mungkin, apalagi dengan vaksinasi gotong royong. Kita melibatkan banyak pihak swasta untuk bagian dari penyuntikan supaya hal ini bisa lebih cepat," kata dia.

Baca juga:Warna-warni Kain Kiswah Kakbah Sepanjang Sejarah

Senada, PT Bio Farma (Persero), selaku holding BUMN farmasi menyatakan, vaksinasi gotong royong individu merupakan bentuk penugasan. Jika terdapat pembatalan, maka manajemen mengikuti semua arahan pemerintah.

"Program vaksinasi gotong royong individu yg kemarin adalah merupakan bentuk penugasan. Terkait pembatalan, kami tentu akan mengikuti semua arahan pemerintah tersebut dan siap dengan penugasan yang baru dari pemerintah," ujar Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto, saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
MBG Butuh 700 Juta Telur,...
MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China
Dunia Usaha Butuh Ketenangan...
Dunia Usaha Butuh Ketenangan dan Kepastian, Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
AYP Serahkan Hewan Kurban...
AYP Serahkan Hewan Kurban ke Musala An-Nur Bukit Duri
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved