Pupuk Kaltim Salurkan 30 Ton Oksigen untuk Pasien Covid-19 di Bontang

Senin, 19 Juli 2021 - 21:40 WIB
loading...
Pupuk Kaltim Salurkan...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Guna mendukung optimalisasi penanganan pasien Covid-19 di Kota Bontang, Kalimantan Timur, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) melalui program PKT Proaktif menyalurkan bantuan 30 ton oksigen medis. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh VP Humas PKT Tommy Johan Agusta kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang Bahauddin di PSC Center, Senin (19/7).

Diungkapkan Tommy, bantuan ini merupakan kesinambungan kontribusi PKT untuk mendukung Pemkot Bontang dalam pengendalian Covid-19 agar kebutuhan oksigen yang terus meningkat di puskesmas maupun rumah sakit dan tempat isolasi di Rusunawa Bontang, dapat terpenuhi dengan baik. Hal ini juga merupakan implementasi dukungan kebijakan Kementerian BUMN, dengan aktif berkontribusi membantu pemerintah dan masyarakat melalui penyediaan oksigen secara maksimal.

Baca juga:Ahli Sebut Penerbangan Luar Angkasa Jeff Bezos Berisiko

“Bantuan 30 ton oksigen medis ini untuk kebutuhan satu bulan ke depan. Jika kebutuhan masih tinggi, PKT siap untuk menambah pasokan agar tidak terjadi kelangkaan di Bontang,” kata Tommy.

Pasokan oksigen PKT dipastikan Tommy tersedia dengan baik, dengan sebaran penyaluran tak hanya dimaksimalkan di Bontang, tapi juga disiapkan untuk seluruh rumah sakit di Kalimantan Timur. PKT juga menyiapkan tambahan bantuan berupa regulator dan tabung oksigen, melihat tingginya kebutuhan dan terbatasnya unit yang dimiliki Pemkot Bontang maupun rumah sakit.

“Tambahan tabung dan regulator masih dalam proses, semoga dalam waktu dekat sudah bisa kita salurkan. Intinya untuk pasokan oksigen kami pastikan selalu ada,” tambah Tommy.

Dalam program ini, PKT berkolaborasi dengan PT Surya Biru Murni (SBM) dalam pengambilan dan pengiriman tabung oksigen.

Sejauh ini, langkah proaktif pengendalian Covid-19 di Bontang telah dilaksanakan PKT dengan berbagai upaya, di antaranya peningkatan kapasitas RS PKT dengan pengadaan alat apherisis untuk donor plasma konvalesen, penambahan ruang ICU bagi pasien Covid-19, penyaluran extra fooding dan APD bagi pejuang medis di RSUD Bontang, bantuan paket sembako bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri, hingga dukungan extra fooding bagi petugas gabungan selama PPKM Darurat.

“Pada prinsipnya PKT selalu siap memberi dukungan maksimal, agar kondisi kembali normal dan pandemi segera berakhir,” lanjut Tommy.

Kepala Dinkes Bontang Bahauddin mengatakan bantuan oksigen sangat dibutuhkan untuk penanganan pasien di seluruh RS dan fasilitas kesehatan hingga safe house Covid-19, seperti di rusunawa Guntung Bontang Utara. Apalagi selama second wave terjadi, banyak pasien dengan gejala sedang maupun berat mengalami penurunan kondisi, sehingga butuh oksigen untuk penanganan secara optimal.

“Dengan kepastian pasokan oksigen dari PKT, kami jelas sangat terbantu agar kebutuhan pasien dengan berbagai karakteristik gejala bisa terpenuhi. Salah satunya pasien di rusunawa Guntung yang kini juga mulai tinggi permintaan oksigennya,” terang Bahauddin.

Baca juga:Rusia: Sulit Pahami Logika Misi AS di Afghanistan

Dirinya berharap dukungan lanjutan PKT dapat mengantisipasi keterbatasan regulator dan tabung oksigen, mengingat ketersediaan unit yang dimiliki Pemkot Bontang dikhawatirkan tidak mampu memenuhi tingginya kebutuhan, seiring penambahan pasien dengan beragam gejala klinis setiap hari.

“Kami sangat berharap regulator dan tambahan tabung oksigen dari PKT bisa terealisasi dalam waktu dekat. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kontribusi PKT yang terus membantu pemerintah secara maksimal untuk penanganan Covid-19,” pungkas Bahauddin.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Groundbreaking Pabrik...
Groundbreaking Pabrik Soda Ash Rp5 Triliun di Bontang Jadi Tonggak Baru Industri Nasional
Dukung Asta Cita Pemerintah,...
Dukung Asta Cita Pemerintah, Pupuk Kaltim Terus Dorong Keberlanjutan
Transformasi Industri...
Transformasi Industri Pupuk dan Petrokimia Menuju Proses Lebih Hijau dan Rendah Emisi
Bukti Pupuk Kaltim Komitmen...
Bukti Pupuk Kaltim Komitmen Terapkan GRC agar Berdaya Saing Global
Bagaimana Kewajiban...
Bagaimana Kewajiban Pupuk Kaltim Terkait Polis Pensiunan, Begini Kata Legislator
Pupuk Kaltim Pertahankan...
Pupuk Kaltim Pertahankan PROPER Emas ke-9, Perkuat Inovasi Lingkungan dan Sosial
Pupuk Kaltim Tutup 2025...
Pupuk Kaltim Tutup 2025 dengan Kinerja Produksi Positif
NASA Sebut Oksigen di...
NASA Sebut Oksigen di Bumi Akan Habis Lebih Cepat dari yang Diperkirakan
Rekomendasi
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Berita Terkini
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved