PPKM Darurat Diperpanjang, Ekonom: Pemerintah Harus Fokus ke Kesehatan!
Rabu, 21 Juli 2021 - 08:33 WIB
loading...
Kebijakan perpanjangan PPKM Darurat dinilai serba tanggung dan belum menunjukkan fokus pada kesehatan masyarakat. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah akhirnya memutuskan PPKM Darurat diperpanjang selama 5 hari dan akan dilonggarkan jika kasus positif Covid-19 berkurang. Menanggapi hal itu, Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai kebijakan tersebut masih tanggung.
Bhima menegaskan, pemerintah harusnya benar-benar fokus menangani kesehatan masyarakat . Langkah memperpanjang PPKM Darurat, menurut Bhima serba tanggung melihat tingkat kasus harian Covid-19 masih tinggi.
Baca Juga: Deretan Bantuan Pemerintah Saat PPKM Darurat Diperpanjang, Ibu Hamil dan Balita Dapat Rp3 Juta
"Fokus dulu ke penanganan pandemi, baru ekonomi dilonggarkan, dibanding PPKM Darurat (diperpanjang) tapi serba tanggung," kata Bhima saat dihubungi MNC Portal.
Bhima pun mempertanyakan efektivitas kebijakan tersebut. "Sekarang cuma 5 hari apa kasus harian bisa turun di bawah 5.000? atau bed occupancy rationya (bisa) turun signifikan khususnya di zona merah?" kata Bhima.
Bhima menegaskan, pemerintah harusnya benar-benar fokus menangani kesehatan masyarakat . Langkah memperpanjang PPKM Darurat, menurut Bhima serba tanggung melihat tingkat kasus harian Covid-19 masih tinggi.
Baca Juga: Deretan Bantuan Pemerintah Saat PPKM Darurat Diperpanjang, Ibu Hamil dan Balita Dapat Rp3 Juta
"Fokus dulu ke penanganan pandemi, baru ekonomi dilonggarkan, dibanding PPKM Darurat (diperpanjang) tapi serba tanggung," kata Bhima saat dihubungi MNC Portal.
Bhima pun mempertanyakan efektivitas kebijakan tersebut. "Sekarang cuma 5 hari apa kasus harian bisa turun di bawah 5.000? atau bed occupancy rationya (bisa) turun signifikan khususnya di zona merah?" kata Bhima.
Lihat Juga :