Pengakuan Elon Musk Bikin Harga Aset Kripto Ethereum Melesat 12% dalam Sehari

Jum'at, 23 Juli 2021 - 06:56 WIB
loading...
Pengakuan Elon Musk...
CEO Tesla dan Space X, Elon Musk mengungkapkan bahwa dia memiliki Ethereum secara pribadi. Karena selama orang-orang hanya mengira bahwa dia hanya berinvestasi di Bitcoin dan Dogecoin (DOGE). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - CEO Tesla dan Space X, Elon Musk mengungkapkan bahwa dia memiliki Ethereum secara pribadi. Karena selama orang-orang hanya mengira bahwa dia hanya berinvestasi di Bitcoin dan Dogecoin (DOGE). Pernyataan tersebut membuat harga Ethereum naik sekitar 12% dalam satu hari.

Elon Musk menyatakan, hal itu di The B Word Conference, Rabu (21 Juli 2021) waktu setempat. Acara tersebut diselenggarakan oleh Crypto Council for Innovation. Ada beberapa pembicara lainya, salah satunya adalah CEO Twitter dan Square Inc. Jack Dorsey.

Baca Juga: Kepastian Hukum Aset Kripto di Indonesia, Simak 4 Aturan Bappebti

Menanggapi hal ini, CEO Indodax, Oscar Darmawan mengatakan, Elon Musk selama ini dikenal memiliki DOGE dan hanya Bitcoin. Namun dalam acara itu, terungkap bahwa Elon Musk memiliki Ethereum secara pribadi.

“Karena perkataannya itu, harga Ethereum naik 12% dalam satu hari. Tidak hanya Ethereum, bahkan Bitcoin dan DOGE juga tercatat naik sekitar 10% dan 20% di waktu yang sama,” kata Oscar Darmawan di Jakarta.

Tidak hanya soal kepemilikan Ethereum secara pribadi, Elon Musk juga telah mengungkapkan bahwa perusahaan miliknya Space X juga telah memiliki Bitcoin. Meski dia belum menyebutkan secara pasti beberapa totalnya.

“Kabar Ini menambah daftar perusahaan atau konglomerat yang telah berinvestasi di Bitcoin,” kata Oscar Darmawan.

Sementara itu, dalam konferensi tersebut Elon membantah bahwa dia tidak pernah pump and dump harga aset kripto. Dia mengakui dia harus pump harga aset kripto saat harga turun, karena kehilangan banyak uang. Tetapi, Elon menyatakan tidak pernah menjual aset kripto yang dia miliki.

Elon Musk juga kembali menyatakan bahwa Tesla akan menerima pembayaran Bitcoin jika Bitcoin mampu menggunakan 50% energi terbarukan. Oscar Darmawan menambahkan, bahwa hal ini bukanlah hal yang mustahil dan akan segera terjadi.

“Bitcoin sekarang makin mengarah ke energi hijau karena sumber listrik sekarang semakin mulai menggunakan sumber daya terbarukan di seluruh dunia. Bahkan Elon Musk juga percaya dan optimis penambangan Bitcoin bisa menggunakan energi terbarukan yang ramah lingkungan,” kata Oscar Darmawan.

Oscar Darmawan menyatakan, bahwa momen-momen sekarang adalah waktu yang tepat untuk orang-orang yang akan berinvestasi di aset kripto. Selain karena harga bitcoin dan ethereum sedang koreksi jadi bisa membeli di harga lebih murah daripada awal tahun kemarin, Bitcoin dan Ethereum juga memiliki momentum naik kembali karena akan adanya upgrade dalam waktu dekat.

Baca Juga: Elon Musk Benci Jadi Bos Tesla, Kok Bisa?

Ethereum sendiri akan upgrade Hard Fork London EIP-1559 pada 4 Agustus mendatang, dimana upgrade tersebut akan membuat Ethereum semakin lebih efisien, Kemudian, Bitcoin akan melakukan upgrade Taproot yang mempermudah orang-orang untuk menggunakan Bitcoin smart contract.

“Karena upgrade dan inovasi teknologi ini, nantinya, akan semakin banyak orang menggunakan Bitcoin dan Ethereum dan juga aset kripto lain. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan Bitcoin dan Ethereum berpotensi meningkat dalam beberapa waktu ke depan,” jelas Oscar Darmawan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
Kapitalisasi Tokenisasi...
Kapitalisasi Tokenisasi Aset Tembus USD32,18 Miliar, PINTU Tambah 48 Pilihan Aset
Tokenisasi Aset Pintu...
Tokenisasi Aset Pintu Meroket Capai USD29 Miliar di 2026
Bitcoin Tembus USD80.000,...
Bitcoin Tembus USD80.000, Didorong Arus ETF dan Sentimen Global
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Rekomendasi
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Berita Terkini
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Infografis
Roket Milik Elon Musk...
Roket Milik Elon Musk Kembali Bikin Masalah bagi Penduduk Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved