Peluang Nih! Produk Herbal Indonesia Laku Keras di Nigeria
Jum'at, 23 Juli 2021 - 14:31 WIB
loading...
Produk jamu dan suplemen herbal asal Indonesia ternyata amat diminati masyarakat Nigeria. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Produk jamu dan suplemen herbal Indonesia makin diminati masyarakat Nigeria. Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos meyakini ekspor produk jamu asal Indonesia sangat menjanjikan di masa depan.
"Menurut data Trademap, Indonesia merupakan salah satu penyuplai produk jamu ke-15 di Nigeria. Nigeria merupakan importir jamu terbesar di Kawasan Afrika Barat yang nilainya mencapai USD1,3 juta di tahun 2020. Semoga tahun ini dan tahun yang akan datang, ekspor herbal ke Nigeria akan semakin meningkat," ujar Kepala Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Kemendag Heriyono Hadi Prasetyo, Jumat (23/7/2021).
Baca Juga: Industri Herbal-LIPI Kolaborasi Perkuat Riset Produk Alam dan Obat Tropis
Heriyono mengatakan, jamu dan suplemen herbal Indonesia merupakan produk yang sangat dicari masyarakat Nigeria, khususnya Nigeria bagian utara. Melihat peluang itu, dia berharap ke depannya akan semakin banyak UKM produk jamu dan suplemen herbal dari Indonesia yang masuk ke pasar Nigeria.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kemendag, untuk kategori jamu dan suplemen herbal, Indonesia merupakan pengekspor jamu ke-18 di dunia. Total nilai ekspor jamu Indonesia ke dunia pada tahun 2021 mencapai USD41,5 juta atau meningkat 10,96% dibandingkan tahun 2019. Tren ekspor alat kesehatan Indonesia juga terus tumbuh sebesar 7,8% per tahun selama beberapa tahun terakhir (2016-2020).
"Menurut data Trademap, Indonesia merupakan salah satu penyuplai produk jamu ke-15 di Nigeria. Nigeria merupakan importir jamu terbesar di Kawasan Afrika Barat yang nilainya mencapai USD1,3 juta di tahun 2020. Semoga tahun ini dan tahun yang akan datang, ekspor herbal ke Nigeria akan semakin meningkat," ujar Kepala Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Kemendag Heriyono Hadi Prasetyo, Jumat (23/7/2021).
Baca Juga: Industri Herbal-LIPI Kolaborasi Perkuat Riset Produk Alam dan Obat Tropis
Heriyono mengatakan, jamu dan suplemen herbal Indonesia merupakan produk yang sangat dicari masyarakat Nigeria, khususnya Nigeria bagian utara. Melihat peluang itu, dia berharap ke depannya akan semakin banyak UKM produk jamu dan suplemen herbal dari Indonesia yang masuk ke pasar Nigeria.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kemendag, untuk kategori jamu dan suplemen herbal, Indonesia merupakan pengekspor jamu ke-18 di dunia. Total nilai ekspor jamu Indonesia ke dunia pada tahun 2021 mencapai USD41,5 juta atau meningkat 10,96% dibandingkan tahun 2019. Tren ekspor alat kesehatan Indonesia juga terus tumbuh sebesar 7,8% per tahun selama beberapa tahun terakhir (2016-2020).
Lihat Juga :