Per Juni 2021, BTPN Syariah Kucurkan Pembiayaan Rp10,05 Triliun
Rabu, 28 Juli 2021 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Peringatan China Tak Digubris, Kapal Perang Inggris Masuki Laut China Selatan
Di sisi lain, BTPN Syariah juga akan terus mengembangkan berbagai inovasi teknologi agar nasabah di segmen ini lebih efektif dalam bertransaksi, dengan menyesuaikan kemampuan beradaptasi mereka.
“Kami menyiapkan aplikasi teknologi yang mengoptimalkan peran nasabah inspiratif BTPN Syariah yakni mereka yang telah tumbuh bersama kami dengan siklus pembiayaan yang panjang, sebagai mitra bank, yang kami sebut Mitra Tepat. Dimana, mitra dapat memperkenalkan dan membawa layanan perbankan dalam ekosistem terdekat mereka," tegas Hadi.
Adapun sampai akhir Juni 2021, BTPN Syariah masih memiliki rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang kuat di posisi 52%, jauh di atas rata-rata industri. Total aset tumbuh 14% (YoY) menjadi Rp17,41 triliun dari Rp15,27 triliun. Dana pihak ketiga tumbuh 12% (YoY) menjadi Rp10,61 triliun dari Rp 9,46 triliun. Laba bersih setelah pajak (NPAT) mencapai Rp770 miliar.
Di sisi lain, BTPN Syariah juga akan terus mengembangkan berbagai inovasi teknologi agar nasabah di segmen ini lebih efektif dalam bertransaksi, dengan menyesuaikan kemampuan beradaptasi mereka.
“Kami menyiapkan aplikasi teknologi yang mengoptimalkan peran nasabah inspiratif BTPN Syariah yakni mereka yang telah tumbuh bersama kami dengan siklus pembiayaan yang panjang, sebagai mitra bank, yang kami sebut Mitra Tepat. Dimana, mitra dapat memperkenalkan dan membawa layanan perbankan dalam ekosistem terdekat mereka," tegas Hadi.
Adapun sampai akhir Juni 2021, BTPN Syariah masih memiliki rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang kuat di posisi 52%, jauh di atas rata-rata industri. Total aset tumbuh 14% (YoY) menjadi Rp17,41 triliun dari Rp15,27 triliun. Dana pihak ketiga tumbuh 12% (YoY) menjadi Rp10,61 triliun dari Rp 9,46 triliun. Laba bersih setelah pajak (NPAT) mencapai Rp770 miliar.
(fai)
Lihat Juga :